Mulai Hari Ini, Angkasa Pura I Menutup Sementara Penerbangan dari dan ke China

Kompas.com - 05/02/2020, 18:32 WIB
Petugas berada di dekat pesawat maskapai China Southern Airlines tujuan Guangzhou, China, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/2/2020). Pesawat dengan nomor penerbangan CZ 626 yang mengangkut 126 orang penumpang tersebut merupakan pesawat terakhir dari Bali menuju China sebelum pemberlakuan penundaan penerbangan dari dan menuju seluruh destinasi di mainland China mulai Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFPetugas berada di dekat pesawat maskapai China Southern Airlines tujuan Guangzhou, China, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/2/2020). Pesawat dengan nomor penerbangan CZ 626 yang mengangkut 126 orang penumpang tersebut merupakan pesawat terakhir dari Bali menuju China sebelum pemberlakuan penundaan penerbangan dari dan menuju seluruh destinasi di mainland China mulai Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menutup sementara beberapa bandaranya dengan rute penerbangan dari dan ke China mulai Rabu 5 Februari 2020 (pukul 00.00 WIB).

Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menangkal penyebaran virus corona masuk ke Indonesia.

Adapun bandara Angkasa Pura I yang melayani rute dari dan ke China pada 2020 ini yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (scheduled flights), Bandara Sam Ratulangi Manado (chartered flights) dan Bandara Adi Soemarmo Solo (chartered flight).

"Sesuai arahan Presiden terkait penghentian sementara operasional penerbangan dari dan ke China mulai 5 Februari ini, beberapa bandara Angkasa Pura I sudah melakukan penutupan sementara bagi operasional penerbangan dari dari dan ke China, bahkan sejak akhir Januari," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi melalui siaran resmi, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Hanya Larang Ekspor dan Impor Binatang Hidup dari China

Faik menambahkan, bandara Angkasa Pura I tetap mengutamakan aspek hospitality dalam melayani calon penumpang dengan penerbangan dari dan ke China, serta penumpang yang berkepentingan untuk reschedule tiket mereka ke China.

Terdapat total 158 penerbangan dari dan ke China yang ditutup sementara di tiga bandara Angkasa Pura I tiap minggunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, jumlah penerbangan yang batal dalam seminggu mencapai 125 penerbangan dari 22 destinasi di China, antara lain, maskapai China Eastern sebanyak 14 penerbangan per minggu dan China Southern sebanyak 10 penerbangan per minggu.

Kemudian, penerbangan dengan maskapai Citilink sebanyak 11 penerbangan per minggu. Lion Air sebanyak 29 penerbangan per minggu. Maskapai Xiamen Air 14 penerbangan per minggu. Garuda Indonesia sebanyak 22 penerbangan per minggu dan Sriwijaya Air sebanyak 25 penerbangan per minggu.

Baca juga: Harga Bawang Putih Naik, Pemerintah Jangan Bergantung Impor dari China

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.