Pertumbuhan Ekonomi 2019 Meleset dari Target, Kepala BKPM: Kita Sudah Ramal

Kompas.com - 05/02/2020, 21:39 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat ditemui usai acara Seminar Nasional bertajuk Membangun Optimisme dan Peluang di Tengah Ketidakpastian di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKepala BKPM Bahlil Lahadalia saat ditemui usai acara Seminar Nasional bertajuk Membangun Optimisme dan Peluang di Tengah Ketidakpastian di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2019 yang hanya mencapai 5,02 persen. Angka realisasi ini jauh lebih rendah dari target pemerintah yang dipatok dalam APBN 2019, yakni sebesar 5,3 persen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah sudah memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan meleset dari target.

Menurut dia, hal ini bisa terjadi akibat perekonomian nasional yang masih berkegantungan terhadap konsumsi rumah tangga.

Baca juga: Turun, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019 Hanya 5,02 Persen

"Apa yang dikeluarkan oleh BPS sudah kita ramalkan sejak awal dan lebih banyak kan kita masih mengandalkan sektor konsumsi," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Kendati demikian, Bahlil masih optimistis ke depannya ekonomi nasional akan tumbuh lebih tinggi ke depannya. Bahkan, ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mampu mencapai angka 5,3 sampai 5,5 persen.

Untuk merealisasikan target tersebut, Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu menekankan pihaknya akan menggenjot angka investasi nasional, sehingga mampu merealisasikan target penanaman investasi Rp 886 triliun.

"Saat ini kan investasi kita Rp 809,6 triliun. ke depan kita targetnya dikasih Bappenas Rp 886 triliun," ujarnya.

Baca juga: Mari Elka: Dampak Virus Corona di RI Lebih karena Ekonomi China Tertekan

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X