China Jemput Warganya di Bali, Ini Fasilitas Khusus yang Disediakan di Bandara

Kompas.com - 08/02/2020, 16:06 WIB
Turis China saat menaiki pesawat penerbangan ke Wuhan, China di Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu (8/2/2020). Dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai BaliTuris China saat menaiki pesawat penerbangan ke Wuhan, China di Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu (8/2/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Angkasa Pura I (AP I) menyediakan fasilitas khusus di Bandara I Gusti Ngurah Rai, untuk membantu memperlancar kepulangan warga negara China yang masih ada di Bali.

Fasilitas khusus itu meliputi konter check-in khusus, ruangan, dan parking stand pesawat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kontak dengan penumpang lainnya.

"Konter check-in khusus di Island D dan diarahkan ke gate keberangkatan 1B dan C. Isolated parking stand juga disediakan di apron sebelah barat," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi melalui siaran resmi, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Izinkan Pesawat China Jemput Warganya yang Masih di Bali

Fahmi menjelaskan, sebelum naik ke pesawat, para turis China diperiksa suhu tubuhnya oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

"KKP tidak mengizinkan penumpang berangkat jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius," katanya.

KKP juga menginformasikan, kru dan dokter yang dibawa di dalam pesawat charter tidak diperkenankan turun pesawat. KKP tetap melakukan disinfeksi di dalam pesawat selama 20 menit kepada kru dan tim medis, termasuk bagasi kru dan bagasi tercatat di lambung pesawat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ini 6 Prosedur Penjemputan Warga Negara China di Bali

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menerbitkan persetujuan terbang bagi pesawat dari China untuk menjemput warga negaranya yang masih berada di Bali.

Persetujuan ini diterbitkan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan mengingat penerbangan ini merupakan non komersial.

“Kemenhub telah menerbitkan persetujuan Penerbangan Irreguler dari Guangzhou-Denpasar-Wuhan (CAN-DPS-WUH) guna mengangkut Warga Negara RRT yang berada di Bali," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2020).

"Penerbangan dilakukan oleh maskapai China Eastern Ailines dengan tipe pesawat B 737-800 NG," sambung Hengki.

Pesawat charter China Eastern mendarat di Bali pukul 12.20 WITA dan berangkat kembali pukul 14.11 WITA dengan membawa total 61 penumpang yang terdiri dari 49 orang dewasa dan 16 anak-anak.

Baca juga: Membandingkan Anggaran Penanggulangan Banjir Anies Vs Ahok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.