10 Petuah Mendiang Kobe Bryant, soal Kerja Keras hingga Kegagalan...

Kompas.com - 09/02/2020, 08:26 WIB
Arsip foto diambil pada 7 Juni 07 2009 saat Kobe Bryant, pemain Los Angeles Lakers, melakukan selebrasi setelah memenangkan pertandingan final NBA melawan Orlando Magic di Staples Center, Los Angeles. Leganda NBA Kobe Bryant meninggal pada Minggu (26/1/2020) akibat kecelakaan helikopter yang ditumpanginya. AFP/MARK RALSTONArsip foto diambil pada 7 Juni 07 2009 saat Kobe Bryant, pemain Los Angeles Lakers, melakukan selebrasi setelah memenangkan pertandingan final NBA melawan Orlando Magic di Staples Center, Los Angeles. Leganda NBA Kobe Bryant meninggal pada Minggu (26/1/2020) akibat kecelakaan helikopter yang ditumpanginya.

NEW YORK, KOMPAS.com - Legenda basket Kobe Bryant meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada 26 Januari 2020 lalu di Calabasas, California, AS.

Kepergian Bryant mengejutkan banyak pihak, lantaran prestasi yang telah diukirnya berhasil menginspirasi banyak orang. Selain itu, sifat dan kepribadian Bryant pun banyak dijadikan motivasi.

Tak lagi menjadi pemain basket, Bryant sukses menjadi pebisnis dan pemodal yang menanamkan investasi di berbagai perusahaan. Bryant juga bahkan meraih penghargaan Oscar lewat film animasi anak yang diproduksinya.

Baca juga: Inspirasi Kebapakan Kobe Bryant, Dorong LeBron Pilih Nomor 2

Dilansir dari Business Insider dan Inc, Minggu (9/2/2020), berikut sejumlah petuah mendiang Bryant yang patut dijadikan inspirasi, baik soal kegagalan hingga keberhasilan.

1. Tentang mencapai keberhasilan

"Ketika Anda membuat pilihan dan mengatakan, "Apapun kesulitannya, saya akan menjadi seperti ini," maka Anda jangan terkejut ketika Anda menjadi seperti itu. Seharusnya ini bukan sesuatu yang memabukkan atau keluar dari karakter Anda, karena Anda sudah melihat momen ini sejak lama. Ketika momen itu datang, tentu saja momen itu ada karena sudah ada di sini sepanjang waktu, karena telah ada (di dalam pikiran Anda) terus."

2. Tentang kerja tim

"Hal yang terpenting bahwa rekan-rekan setim Anda tahu bahwa Anda menarik mereka dan Anda sangat ingin mereka sukses."

3. Tentang kegagalan

"Ketika kita mengatakan bahwa hal ini tidak bisa tercapai, tidak bisa dilakukan, maka kita menipu diri sendiri. Otak saya tidak bisa memproses kegagalan dan tidak akan memproses kegagalan. Sebab, jika saya harus duduk di sini, menghadapi diri sendiri, dan berkata pada diri sendiri, "Kamu adalah kegagalan," saya pikir hal itu buruk, lebih buruk dari kematian."

Baca juga: 6 Hal yang Dapat Dipelajari dari Mendiang Kobe Bryant

4. Tentang tidak takut gagal

"Ini adalah (olahraga) basket. Saya berlatih dan berlatih dan bertanding berkali-kali. Tidak ada yang perlu ditakuti. Saya pernah gagal sebelumnya dan keesokan paginya saya bangun, saya baik-baik saja. Orang-orang berkata buruk tentang Anda di koran pada hari Senin, dan kemudian di hari Rabu (mengatakan) Anda adalah yang terbaik. Saya sudah mengalami siklus itu, jadi kenapa saya harus gugup?"

5. Tentang kerja keras

"Saya tidak bisa terkait dengan orang-orang yang malas. Kami tidak berbicara bahasa yang sama. Saya tidak memahami Anda (yang malas). Saya tidak mau memahami Anda."

"Saya tidak punya kesamaan dengan orang-orang malas yang menyalahkan orang lain karena mereka tidak sukses. Hal besar datang dari kerja keras dan kegigihan. Tidak ada alasan."

Pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant (kanan) mencoba melewati pemain Memphis Grizzlies pada laga lanjutan kompetisi NBA di FedExForum in Memphis, Tennessee, Selasa (17/12/2013).AFP/JOE MURPHY/NBAE via GETTY IMAGES Pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant (kanan) mencoba melewati pemain Memphis Grizzlies pada laga lanjutan kompetisi NBA di FedExForum in Memphis, Tennessee, Selasa (17/12/2013).

6. Tentang kegigihan

"Saya pernah bertanding dengan infus sebelumnya, selama dan setelah pertandingan. Saya pernah bertanding dengan tangan patah, tumit keseleo, (otot) lengan sobek, gigi patah, bibir sobek, dan lutut seukuran bola bisbol. Saya tidak kehilangan 15 pertandingan karena cedera jari kaki yang awalnya semua orang mengira itu tidak serius."

Baca juga: Pernak-Pernik Kobe Bryant Dijual di eBay dengan Harga Selangit

7. Tentang menepis keraguan diri

"Saya memiliki keraguan diri. Saya memiliki kekhawatiran. Saya memiliki ketakutan akan kegagalan. Saya mengalami malam-malam ketika saya hadir di arena dan saya berpikir, "Punggung saya sakit, kaki saya sakit, lutut saya sakit. Saya tidak merasa enak. Saya hanya ingin santai." Kita semua memiliki keraguan diri. Anda tidak bisa mengelaknya, tapi Anda juga tidak boleh menyerah."

8. Tentang kemenangan

"Saya akan melakukan apapun untuk memenangkan pertandingan, apakah itu duduk di bangku (pemain) sambil melambaikan handuk, memberikan air minum untuk rekan setim, atau mencetak angka kemenangan saat pertandingan."

9. Tentang kepemimpinan

"Hal yang paling penting dilakukan adalah berusaha dan menginspirasi orang-orang, sehingga mereka bisa menjadi yang terbaik dalam apapun yang ingin mereka lakukan.

Baca juga: Akankah NBA Ganti Logo Jadi Siluet Kobe Bryant?

10. Tentang kesempatan

"Saya di sini, tidak pergi ke mana-mana. Apapun cedera yang saya alami, kecuali benar-benar parah, saya akan tetap menjadi pemain yang sama. Saya akan mencari cara, saya akan melakukan sejumlah perubahan, tapi saya tetap maju."

"Hal apapun yang negatif, tekanan atau tantangan, adalah kesempatan bagi saya untuk melesat."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X