Pasca Banjir Jakarta, PLN Pastikan Pasokan Listrik Sudah Normal

Kompas.com - 09/02/2020, 10:58 WIB
Banjir di Jalan Bina Warga, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARBanjir di Jalan Bina Warga, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menyatakan, pasokan listrik di Jakarta sudah kembali beroperasi normal, pasca banjir yang terjadi pada Sabtu (8/2/2020).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad mengatakan, merespon banjir yang terjadi pada Sabtu kemarin, pihaknya langsung memadamkan sebanyak 163 gardu listrik di Jakarta yang terdampak.

Seiring dengan surutnya banjir, PLN sudah kembali menormalkan aliran listrik di titik terdampak, dimana wilayah terakhir dinyalakan, yaitu Perumahan Gading Ayu, Jakarta Utara.

Baca juga: Membandingkan Anggaran Penanggulangan Banjir Anies Vs Ahok

Proses normalisasi aliran listrik dilakukan setelah masyarakat menyampaikan bahwa banjir sudah mulai surut. Setelah itu perwakilan warga dan petugas PLN menandatangani berita acara penyalaan listrik kembali.

Kendati demikian, Ikhsaan meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan adanya potensi banjir yang kembali terjadi.

"Kami mohon masyarakat tetap waspada apabila sewaktu-waktu air kembali naik. Segera laporkan kepada PLN melalui Contact Center 123 atau langsung ke kantor PLN terdekat agar petugas segera melakukan pemadaman untuk keselamatan," tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (9/2/2020).

Ikhsaan menjelaskan, aliran listrik dapat menjadi sangat berbahaya ketika terjadi banjir. Sebab, air mampu mengaliri listrik.

Baca juga: PLN Kembali Nyalakan Listrik di Area Terdampak Banjir

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat kooperatif saar terjadi banjir untuk mematikan listrik di rumahnya masing-masing sebelum petugas PLN mematikan dari gardu listrik.

"Terima kasih bagi warga masyarakat yang sudah aktif melaporkan kepada kami untuk memadamkan listrik saat wilayahnya terkena banjir. Keselamatan jiwa adalah yang utama," ucap Ikhsan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.