Serangan Virus Corona Bikin Industri Penerbangan Kacau Balau

Kompas.com - 09/02/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi: Salah satu pesawat Hong Kong Airlines wikipedia.orgIlustrasi: Salah satu pesawat Hong Kong Airlines

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari libur imlek seharusnya jadi periode tersibuk bagi beberapa maskapai, khususnya yang terbang dari dan ke China. Namun wabah virus corona melenyapkan peluang tersebut.

Dikutip dari Harian Kompas, 30 Januari 2020, merebaknya virus corona membuat jadwal penerbangan jadi amburadul dalam seketika. Padahal, periode liburan imlek merupakan rutinitas mudik terbesar di dunia.

Banyak penerbangan yang dibatalkan, baik masuk ataupun keluar dari China, begitu pula perjalanan wisata karena Pemerintah China melarang tur kelompok, baik domestik maupun perjalanan ke luar negeri.

Pemerintah China memberlakukan karantina di Wuhan. Belakangan juga berlaku untuk kota-kota lainnya di sekitar Wuhan.

Jutaan orang harus tinggal di dalam rumah selama liburan Imlek Tahun Baru China untuk mencegah penularan lebih lanjut virus korona.

Maskapai penerbangan internasional, mulai dari China Airlines milik Taiwan hingga Scoot milik Singapura, membatalkan penerbangan ke dan dari Wuhan.

Baca juga: Panik Corona, Warga Singapura Geruduk Supermarket Borong Belanjaan

Menurut data dari perusahaan analitik data penerbangan Cirium, Wuhan menjadi tuan rumah bagi 55 penerbangan internasional setiap minggu dari sekitar 20 negara.

Sementara AirAsia dan Cathay Pacific juga menangguhkan penerbangan dari Wuhan. Cathay Pacific memperpanjang penangguhan penerbangannya ke dan dari Wuhan hingga akhir Maret 2020 dan mengizinkan karyawan bandara dan kru pesawat mengenakan masker wajah.

AirAsia membatalkan semua penerbangan dari Kota Kinabalu di Malaysia, Bangkok dan Phuket menuju Wuhan. Hal ini mengakibatkan tiga penerbangan ditangguhkan setiap hari berdasarkan jadwal frekuensi mingguan mereka.

Penumpang ditawarkan pengembalian uang penuh, dan kesempatan memesan tanggal perjalanan baru dalam 30 hari, atau mengkredit akun AirAsia untuk digunakan dalam 90 hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X