Dampak Virus Corona Ancam Industri Otomotif Dunia, Kok Bisa?

Kompas.com - 10/02/2020, 07:52 WIB
Ilustrasi keadaan dalam kabin pesawat m_sovinskii SHUTTERSTOCK/M_SOVINSKIIIlustrasi keadaan dalam kabin pesawat m_sovinskii

Mencari pengganti dari suku cadang yang sudah lama tersedia tersebut juga tidak akan mudah.

"Akan sulit mengatakan kapan hal itu bsia ebrdampak pada industri AS," ujar VP Centre for Automotive Research Kristis Dziczek.

"Saya melihat dampak global pada akhir Februari secara bertahap jika produksi China tidak kembali [minggu ini]. Semua produsen mobil memiliki ruang perang rantai pasokan yang sedang berlangsung saat ini untuk menentukan apa yang dapat mereka lakukan. Tetapi China sangat besar, tidak mungkin mereka tidak dapat terpengaruh," ujar dia.

Sejauh ini sebagian besar pabrik perakitan otomatis di China ditutup. Namun pabrik-pabrik tersebut umumnya untuk melayani produksi di China saja.

Volswagen misalnya telah mengumumkan bakal menutup sebagian pabrik mobil mereka karena adanya pembatasan perjalanan ke China, juga karena sudah kekurangan suku cadang.

Namun demikian, beberapa pabrik otomotif di negara lain juga mulai menghentikan sementara produksinya. Hyundai telah menutup pabrik perakitannya di Korea Selatan, bukan karena penyakit itu sendiri telah menyebar di sana tetapi karena mereka tidak bisa beroperasi tanpa suku cadang China.

Pekan lalu, Fiat Chrysler mengatakan memiliki satu pabrik Eropa yang berisiko terdampak dari kurangnya suku cadang China dalam dua hingga empat minggu ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Virus Corona Kian Mengkhawatirkan, Diler Tesla di China Mulai Tutup

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.