Banjiha, Potret Apartemen Kumuh dan Kemiskinan Korea di Film Parasite

Kompas.com - 10/02/2020, 18:07 WIB
Seluruh set permukiman keluarga Kim dibangun sedemikian rupa sehingga dapat diisi dengan air untuk adegan banjir. CJ Enm Corporation, Barunson E&A All Rights ReservedSeluruh set permukiman keluarga Kim dibangun sedemikian rupa sehingga dapat diisi dengan air untuk adegan banjir.

Tetapi karena permintaan hunian yang meningkat pesat serta krisis properti di tahun 1980-an, membuat kebutuhan papan semakin menipis di kota-kota besar, memaksa pemerintah melegalkan ruang bawah tanah bisa ditinggali.

Tahun 2018, PBB mencatat meskipun Korsel jadi negara dengan ekonomi terbesar di urutan ke-11 dunia, perumahan bagi warga miskin masih jadi masalah yang tak kunjung terselesaikan di negara itu.

Untuk pekerja di bawah usia 35 tahun, rasio kemampuan sewa terhadap pendapatan masih berkisar 50 persen.

Kondisi ini membuat banjiha jadi alternatif hunian terjangkau dengan sewa bulanan sekitar 540.000 won atau sekitar 453 dollar AS per bulannya. Sementara gaji rata-rata orang berusia 20-an tahun sekitar 2 juta won atau 1.679 dollar AS per bulan.

"Saya baik-baik saja tinggal di apartemen ini. Saya memilih tempat ini untuk menghemat uang dan bisa menabung lebih banyak," kata Oh.

"Di Korea, orang-orang berpikir penting memiliki rumah dan mobil yang bagus. Saya pikir memang banjiha itu potret kemiskinan. Mungkin ini sebabnya, dimana saya tinggal, itu menentukan siapa saya," kata Oh lagi.

Baca juga: Sutradara Parasite Bong Joon-ho: Korea Tampak Glamor tetapi Kaum Mudanya Putus Asa

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Whats New
Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Whats New
Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Whats New
Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Whats New
Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Whats New
Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Whats New
Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Whats New
Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Whats New
Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Whats New
Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Whats New
Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Whats New
Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Whats New
Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X