Erick Thohir: Warga Asia Disebut Penyakitan Gara-gara Virus Corona

Kompas.com - 10/02/2020, 19:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, masyarakat Amerika Serikat saat ini menilai warga Asia penyakitan. Persepsi ini muncul setelah mewabahnya virus corona di Wuhan, China.

“Di AS sekarang, bagaimana kita sebagai bangsa Asia dianggap penyakitan,” ujar Erick di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Erick mengaku sedih setelah mendengar penilaian tersebut. Menurut dia, tak semua orang Asia mudah terserang penyakit.

“Menyedihkan sudah banyak di negara-negara ada stereotype penyakit (corona) ini, (adalah) penyakit orang Asia,” kata Erick.

Baca juga: Erick Thohir Khawatir Virus Corona Bisa Pupuskan Mimpi Indonesia Jadi Negara Besar

Atas dasar itu, Erick ingin membentuk holding perusahaan BUMN farmasi dan rumah sakit. Dengan terbentuknya holding tersebut diharapkan mampu menjaga ketahanan kesehatan di Indonesia.

“Kita mesti tunjukkan ke dunia, khususnya Indonesia, kita negara yang kuat, hebat bukan hanya jadi market. Kalau kita bicara health security, (kita) ingin pastikan konsolidasi RS, dan farmasi bisa jadi benteng atau pertahanan kita sebagai bangsa,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi membentuk holding BUMN farmasi.

Sebagai induk perusahaannya, Erick telah menunjuk PT Bio Farma. Selain Bio Farma, holding farmasi itu berisi PT Kimia Farma Tbk, PT Indonesia Farma Tbk.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, holding BUMN farmasi itu telah dibentuk Erick sejak akhir Januari 2020 lalu.

Sementara itu, untuk holding BUM rumah sakit ditargetkan pembentukannya bisa rampung di 2020 ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X