Moody's Pertahankan Investment Grade Indonesia

Kompas.com - 11/02/2020, 07:14 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo update perkembangan moneter terkini di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (22/11/2019) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIGubernur BI Perry Warjiyo update perkembangan moneter terkini di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (22/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service (Moody’s) mempertahankan peringkat utang Pemerintah Indonesia pada level Baa2 outlook stabil (Investment Grade), Senin (10/2/2020).

Merespons hal tersebut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa afirmasi rating Indonesia tersebut mengonfirmasi optimisme stakeholders internasional terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah tantangan global maupun domestik.

Menurut dia, hasil peringkat yang positif tersebut tak luput dari sinergi bauran kebijakan yang selaras antara BI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Dapat Investment Grade, Beban Bunga Utang Pemerintah Kian Turun

"Ke depan, Bank Indonesia akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik dalam memanfaatkan ruang bauran kebijakan yang akomodatif untuk menjaga tetap terkendalinya inflasi dan stabilitas eksternal, serta turut mendukung momentum pertumbuhan ekonomi.” katanya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dalam siaran persnya, Moody’s menjelaskan, faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang kuat dan stabil serta rendahnya beban utang pemerintah, yang dijaga melalui konsistensi disiplin fiskal dan penekanan pada stabilitas makroekonomi.

Di sisi lain, Moody’s juga menyebutkan sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi, antara lain penerimaan pemerintah yang rendah, ketergantungan pemerintah terhadap pendanaan eksternal, serta kerentanan struktur ekonomi terhadap siklus komoditas.

Baca juga: Fitch Patok Predikat Investment Grade RI, Kemenkeu Nilai Bukti Ekonomi Stabil

Moody’s berpandangan bahwa PDB yang mencapai lebih dari 1 triliun dollar AS serta populasi penduduk mencapai lebih dari 260 juta jiwa dengan kecepatan pertumbuhan populasi yang cukup pesat, mampu mendukung daya tahan ekonomi Indonesia dalam meredam tekanan.

Meskipun berada dalam fase pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, kinerja ekonomi Indonesia mampu terus melampaui sebagian besar negara pada peringkat Baa.

Moody’s menilai reformasi yang terus berlanjut mampu mengatasi secara gradual sejumlah tantangan seperti hambatan yang bersumber dari struktur ekonomi dan peraturan, sistem hukum dan peraturan yang perlu diperjelas, serta pasar keuangan domestik yang belum dalam.

Lembaga pemeringkat tersebut menilai Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, reformasi lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur, terutama konektivitas transportasi, dan deregulasi kebijakan untuk mendorong investasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X