GoFood Bidik Volume Pesanan Tumbuh 2 Kali Lipat di 2020

Kompas.com - 11/02/2020, 16:26 WIB
Chief Food Officer Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo (kedua kanan) berfoto bersama dalam acara LebiHepi Gofood di Jakarta, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAChief Food Officer Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo (kedua kanan) berfoto bersama dalam acara LebiHepi Gofood di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi mengaku tak memiliki minat untuk mengekspansi layanan pesan antar GoFood pada 2020 ini.

Alih-alih mengekspansi bisnis, pihaknya bakal memperdalam layanan GoFood yang telah ada di beberapa pasar internasional, seperti Vietnam dan Thailand yang baru sekitar 1 tahun berdiri.

"Kalau ekspansi sudah ada layanan GoFood di Vietnam dan Thailand. Fokus kita lebih memperdalam market yang sudah ada dulu untuk saat ini. Mereka kan baru 1 tahun berdiri jadi masih banyak lah yang perlu diselesaikan," kata Kevin di Jakarta, Selasa 11/2/2020).

Baca juga: Ini 3 Hidangan Terlaris di GoFood

Pendalaman market yang dimaksud Kevin adalah menggandakan volume order di layanan Gofood. Targetnya, volume tersebut minimal meningkat 2 kali lipat dari yang sebelumnya.

Dia bilang, memperdalam pangsa pasar juga perlu berbagai inovasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, mulai dari kualitas merchant dan produktivitas pengemudi pesan antar.

"Kita ingin sekali terus berinovasi untuk kepuasan pelanggan dan mitra usaha," ungkapnya.

Di samping itu, dia mengaku telah menyiapkan jangka panjang untuk membangun perusahaan yang lebih sehat, tak melulu harus memberikan sejumlah diskon dan promo alias "bakar duit". Kevin mengklaim, strategi tersebut telah dilakukan sejak tahun 2018.

Baca juga: Gojek Rilis 4 Fitur Baru untuk GoFood, Apa Saja?

Hingga saat ini, total pengguna aktif bulanan mencapai kenaikan 1,5 kali lipat dalam setahun terakhir, pertumbuhan pendapatan sebesar 2 kali lipat, dan telah diunduh 170 juta kali oleh pengguna.

Di fitur GoFood, merchant GoFood telah mencapai 500.000, meningkat 17 kali lipat. Pada April 2018, merchant Gojek hanya sekitar 125.000.

Dari total tersebut, sebanyak 96 persen merchant adalah UMKM.

Riset Nielsen Singapura tahun 2019 menyebut, sebanyak 79 persen konsumen setuju GoFood merupakan layanan pesan antar tercepat.

Baca juga: Tahun Ini, GoFood Berikan Diskon dengan Sistem Langganan, Caranya?

Hingga saat ini, aplikasi GoFood telah menyuguhkan 16 juta menu dengan order selesai meningkat 30 kali lipat.

Transaksi pada kuartal IV 2019 meningkat 2 kali lipat menjadi lebih dari 20 juta pelanggan dibanding kuartal IV 2018.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X