[POPULER MONEY] Akibat Peserta Tes CPNS Telat Datang | Bonus Karyawan 5 Kali Gaji

Kompas.com - 13/02/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah

3. Erick Thohir Mau Rombak Bos-bos di Tiga Bank BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan kembali melakukan perombakan di tiga bank pelat merah. Ketiga bank tersebut, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam waktu dekat, ketiga bank tersebut berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam bukti iklan yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), agenda RUPSLB ketiga bank tersebut di antaranya perubahan pengurus perusahaan. Selengkapnya silakan baca di sini.

4. Kekhawatiran Wamen BUMN soal Rencana Pertamina Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyimpan kekhawatiran terkait rencana pembangunan kilang minyak oleh PT Pertamina (Persero). Pasalnya, biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun kilang ini sangat besar sekitar Rp 800 triliun dalam waktu 7 tahun.

Budi khawatir pembangunan kilang ini akan sia-sia nantinya, sebab sembari pembangunan kilang dilakukan, transformasi penggunaan bahan bakar kendaraan terus bergerak. Akan terjadi peralihan dari kendaraan yang berbahan bakar minyak ke listrik. Selengkapnya silakan baca di sini.

5. Erick Thohir “Sentil” Telkom

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir “menyentil” gaya bisnis PT Telekomunikasi Indonesia ( Telkom) Tbk yang dianggapnya belum mengikuti perkembangan zaman.

Menurut Erick, justru saat ini dividen Telkom malah lebih banyak dihasilkan dari anak usahanya, yakni PT Telkomsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Enak sih Telkom-Telkomsel dividen revenue digabung hampir 70 persen, mendingan enggak ada Telkom. Langsung aja Telkomsel ke BUMN, dividennya jelas,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Erick menjelaskan, seharusnya saat ini Telkom mulai serius menggarap potensi bisnis di ranah big data. Sebab, bisnis tersebut saat ini masih dikuasai oleh perusahaan asing. Selengkapnya silakan baca di sini.

Ralat:

Pada Sabtu (15/2/2020) pukul 20.28 WIB, redaksi meralat bagian artikel yang menyebut bonus bagi pekerja setelah bekerja 1 tahun. Seharusnya ditulis setelah bekerja 12 tahun. Redaksi mohon maaf atas kekeliruan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.