Ini Penjelasan PT KAI soal 45 KRL Hanya Sampai Manggarai

Kompas.com - 13/02/2020, 15:20 WIB
Penumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPenumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mulai melakukan revitalisasi prasarana di Stasiun Gambir dan Stasiun Jakartakota mulai hari ini, Kamis (13/2/2020) hingga tanggal 23 Februari 2020

Executive Vice President Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah mengatakan, penggantian wesel di kedua stasiun tersebut akan berdampak pada perjalanan KRL dari dan menuju Jakarta Kota.

"Untuk dapat memaksimalkan operasional perjalanan KRL, maka Daop 1 Jakarta bersama PT KCI memberlakukan rekayasa pola operasi," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis.

Baca juga: Sebagian KRL Bogor dan Bekasi Hanya sampai Manggarai pada 13-23 Februari

Selama proses pekerjaan berlangsung, dari 281 perjalanan KRL yang menuju Jakarta Kota terdapat sekitar 45 perjalanan yang akan direkayasa yakni diberlakukan pola operasi berakhir di Stasiun Manggarai.

Adapun dari 45 perjalanan tersebut 25 di antaranya KRL dari Bekasi/Cikarang dan 20 perjalanan KRL dari Bogor/Depok menuju Jakarta Kota.

Hal tersebut juga berdampak pada sejumlah KA lainnya yang melintas di Stasiun Manggarai akan mengalami waktu tempuh yang lebih panjang. Khusus KA Jarak Jauh, beberapa KA keberangkatan Stasiun Gambir akan mengalami perpindahan jalur keberangkatan.

"PT KAI Daop 1 juga akan melakukan pengaturan ulang pola pemeriksaan harian pada sarana untuk meminimalisir resiko kelambatan pada perjalanan KA Jarak Jauh," tuturnya.

Baca juga: Ini Rute Perjalanan KRL yang Terganggu Akibat Banjir

Dadan menjelaskan, nantinya terdapat dua wesel yang akan diganti di Stasiun Gambir, tepatnya Wesel 11A dan Wesel 21A (arah ke Stasiun Juanda), dan 4 wesel di Stasiun Jakarta Kota, yaitu Wesel 13B, Wesel 23B1/B2, Wesel 23A1, dan Wesel 43B1/B2 yang akan diganti dengan Wesel Scissor Baru dan Wesel Inggris.

Usia yang sudah tua menjadi faktor utama KAI memutuskan untuk melakukan revitaliasi wesel.

Sejak dioperasikan pertama kali unit wesel di emplasemen Gambir sudah beroperasi selama 28 tahun dan Jakarta Kota selama 50 tahun.

Baca juga: PT KAI-MRT Bentuk Perusahaan Patungan, Erick: Ini Arahan Presiden

Penggantian wesel di Stasiun Gambir juga bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas pergantian jalur pada saat KA melintas di stasiun tersebut, untuk saat ini kondisi eksisting pada jalur 3 dan 4 tidak dapat melintas ke jalur hilir atau arah Jakarta Kota.

Nanti nya dengan wesel baru maka ke empat jalur di Stasiun Gambir dapat dilalui KA untuk mengarah ke Jakarta Kota. Kondisi ini dapat menjadi solusi untuk mengurai antrian KA lintas Manggarai - Jakarta Kota.

"Revitalisasi wesel juga dapat menjadi alternatif solusi pada pengaturan perjalanan KA, apabila dalam kondisi tertentu terjadi kendala di jalur layang maka pelayanan perka dapat lebih terakomodir melalui fleksibilitas pergantian jalur menggunakan wesel baru," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X