Kompas.com - 13/02/2020, 20:55 WIB

Sedikitnya, 12 ton bawang putih dari importir yang tergabung dalam Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang dan Sayuran Umbi Indonesia (Pusbarindo) dan 10 ton cabai digelontorkan pada kegiatan ini.

Masing masing lima ton cabai rawit merah dan lima ton cabai merah keriting juga digelontorkan dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Pasar murah untuk atasi harga naik

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengatakan, gelar pasar murah telah dilaksanakan sejak 30 Januari lalu.

Sebelum di Surakarta, kegiatan itu juga telah digelar di berbagai daerah Indonesia guna mengatasi kenaikan harga komoditas pangan.

Pihaknya juga telah mengidentifikasi wilayah-wilayah yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi, khususnya untuk komoditas bawang putih dan cabai.

"Gelar pasar murah ini kami upayakan terus menerus, hingga harga bawang putih dan cabai bisa turun," kata Agung.

 Baca juga: Kementan Bantah Kelangkaan dan Pengurangan Pupuk Bersubsidi

Dalam gelar pasar murah kali ini, harga cabai rawit merah dibanderol seharga Rp 35.000 per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp 30.000 per kg, dan bawang putih Rp 30.000 per kg. Harga tersebut jauh di bawah harga pasar.

Berdasarkan pantauan di laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per 12 Februari 2020, rata-rata harga eceran cabai merah keriting sebesar Rp 55.000 per kg, cabai rawit merah Rp 57.000 per kg, dan bawang putih sebesar Rp 57.000 per kg.

Sementara itu, antusias masyarakat dalam menyambut gelar pasar murah terlihat dari antrean pengunjung yang akan membeli bawang putih dan cabai

Salah seorang pembeli Sunari mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya gelar pasar murah ini.

 Baca juga: Harga Belum Stabil, Pedagang Takut Stok Bawang Putih

"Saya kan pedagang makanan, jadi kalau harga naik kami juga mengalami kesusahan. Bawang putih dan cabai yang dijual murah ini sangat membantu," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.