Wamen BUMN Cemaskan Rencana Pembangunan Kilang Minyak, Ini Faktanya

Kompas.com - 14/02/2020, 05:13 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

3. Ahok ditugaskan Jokowi mengawasi pembangunan kilang

Jokowi juga sempat meminta kepada Komisaris Utama Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membereskan masalah kilang TPPI di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, kurang dari 3 tahun.

"Sekarang, saya minta kepada Menteri BUMN, Direktur Utama dan Komisaris Utama Pertamina agar menyelesaikan pembangunan kilang ini tidak lebih dari tiga tahun," kata Jokowi.

Merespon permintaan tersebut, Ahok berkomitmen untuk menyelesaikan segala permasalahan yang menghambat pembangunan kilang di wilayah tersebut.

"Pesan Bapak Presiden Jokowi sangat jelas, segera menuntaskan pengembangan Kawasan TPPI menjadi industri petrokimia nasional yang nanti akan menghasilkan beragam produk turunan petrokimia dan produk BBM," kata Ahok.

Baca juga: Dicari Jokowi Saat Imlek, Ini Kata Ahok

Selesainya proyek ini diyakini akan mampu mengurangi impor migas Indonesia secara signifikan. Selain BBM, TPPI juga jadi tumpuan industri petrokimia yang menghasilkan banyak produk turunan migas.

4. Defisit migas terus terjadi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang 2019 neraca dagang migas mengalami defisit sebesar 9,34 miliar dollar AS.

Defisit ini terjadi akibat realisasi impor migas yang mencapai 21,8 miliar dollar AS sepaniang tahun lalu, sementara ekspor migas hanya mencapai 12,5 miliar dollar AS.

Realisasi defisit migas ini lebih rendah dibandingkan 2018. Dimana pada 2018 defisit neraca migas mencapai 12,6 miliar dollar AS.

Menurunnya angka defisit tersebut ditopang oleh realisasi ekspor dan impor migas yang sama-sama mengalami penurunan pada 2019 dibandingkan 2018.

Baca juga: Jokowi: 34 Tahun Enggak Bisa Bangun Kilang Minyak, Kebangetan

5. Pembangunan kilang dinilai menjadi keharusan

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan pembangunan kilang minyak ini menjadi suatu langkah yang perlu dilakukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X