Pemilik Tabungan Emas Pegadaian Bakal Punya Gold Card, Apa Itu?

Kompas.com - 14/02/2020, 11:06 WIB
 Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto (keempat kiri) memaparkan kinerja PT Pegadaian (Persero) sepanjang tahun 2019 di Jakarta, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto (keempat kiri) memaparkan kinerja PT Pegadaian (Persero) sepanjang tahun 2019 di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pegadaian (Persero) berencana bakal meluncurkan gold card pada sebelum bulan April 2020 alias kuartal I 2020. Produk gold card merupakan produk turunan dari tabungan emas.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengatakan, Pegadaian berkolaborasi dengan 3 bank himbara dan 1 bank swasta sebagai pilot project. Dia berharap sebelum April 2020, produk tersebut segera meluncur ke pasaran.

"Ini prototype-nya sudah ada di saya model gold card-nya seperti apa. Kita nanti me-launching kira-kira sebelum April, namanya gold card," kata Kuswiyoto di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Nasabah Milenial Dominasi Tabungan Emas Pegadaian

Karena merupakan produk turunan dari tabungan emas, Kuswiyoto menuturkan gold card bakal ditawarkan bagi pemilik tabungan emas di Pegadaian.

Nantinya, sistem kerja gold card sama dengan kartu kredit perbankan, yang memungkinkan pemilik untuk berbelanja di merchant-merchant tertentu dan tarik tunai di ATM.

"Jadi tidak akan rugi masyarakat yang memiliki tabungan emas karena seakan-akan bisa memiliki simpanan rupiah di bank. Boleh belanja, boleh narik uang, dan lain-lain," ujar Kuswiyoto.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian, Ninis Kesuma Adriani menambahkan, jaminan limit setiap orang berbeda-beda, mengacu pada saldo emas di tabungan emas nasabah.

Gold card juga memungkinkan nasabah mengatur limit penggunaan, agar saldo tabungan emas tetap terjaga. Ninis mengaku, saat ini memang belum ditentukan kriteria besaran emas yang bisa digunakan.

"Saat ini memang belum ditentukan kriteria berapa banyak emas yang bisa digunakan sebagai underlying," ucapnya.

Baca juga: Pegadaian Mau Tambah Pemasaran Digital, Sudah 3 Startup Antre



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Whats New
Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

Rilis
 Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Whats New
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Whats New
Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan 'Super Online Deals'

Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan "Super Online Deals"

Whats New
Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Whats New
Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Rilis
Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Whats New
Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Smartpreneur
BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

Rilis
LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

Whats New
Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Whats New
Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Whats New
Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X