Update Kerugian Negara di Jiwasraya, BPK Tunggu Pemeriksaan Tim di Lapangan

Kompas.com - 14/02/2020, 13:13 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK RI Bahtiar Arif saat coffee morning bersama awak media di Jakarta, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYASekretaris Jenderal (Sekjen) BPK RI Bahtiar Arif saat coffee morning bersama awak media di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses hukum kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya masih berlanjut. Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) masih mencari bukti-bukti lanjutan untuk mengungkap besaran kerugian negara.

Nasabah yang menjadi korban polis asuransi tersebut bahkan sempat mendatangi kantor Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK RI Bahtiar Arif mengatakan, pemeriksaan perusahaan asuransi pelat merah tersebut masih berlangsung. Dia menuturkan, hasil pemeriksaan akan menunggu perkembangan kinerja tim BPK di lapangan.

Baca juga: Panja DPR Minta Pemerintah Segera Bayar Klaim Nasabah Jiwasraya

"Ya sebenarnya kami juga menunggu teman-teman meriksa di lapangan, kan belum selesai. Tunggu saja updatenya tak bisa (estimasi) berapa berapa kan belum tahu," kata Bahtiar di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan membeberkan kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada akhir Februari mendatang.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna menuturkan telah mengantongi 60 persen data yang terindikasi fraud pada kasus Jiwasraya saat melakukan penyelidikan investigasi dan perhitungan kerugian negara. 

"Untuk penghitungan kerugian negara yang kita lakukan untuk mendukung pelaksanaan penindakan hukum, mudah-mudahan akan kelar pada akhir bulan yakni pada Februari ini," kata ketua BPK dikutip Kontan, (3/2/2020).

Perkiraan kerugian negara sementara akibat kasus Jiwasraya tersebut sebesar Rp 13,7 triliun.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X