Dilirik Jokowi, Cerita Pengusaha Batik yang Bisa Raup Untung Rp 50 Juta di Pameran

Kompas.com - 17/02/2020, 12:18 WIB
Wisatawan yang berkunjung bisa belajar atau workshop membatik langsung, di EB Batik Tradisional Cirebon.  Wisatawan akan diajari langsung tentang batik Cirebon oleh para pengrajin lokal, Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (14/5/2017). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWisatawan yang berkunjung bisa belajar atau workshop membatik langsung, di EB Batik Tradisional Cirebon. Wisatawan akan diajari langsung tentang batik Cirebon oleh para pengrajin lokal, Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (14/5/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai satu dari warisan budaya Indonesia yang dilestarikan, batik selalu memiliki tempat di hati setiap penikmatnya.

Selain menunjukkan nilai budaya lokal, wastra batik juga kerap digunakan dalam acara kenegaraan dan acara formal lainnya.

Seiring kian populernya batik, para pengusaha dan perajin batik pun masih bisa bertahan dengan kreasinya, hingga meraup untung cukup besar.

Baca juga: UKM Jangan Cuma Sebatas Akik, Keripik, dan Batik!

Salah satu pengusaha batik di Cirebon, tepatnya di Blok Pekauman Desa Kalitengah Kecamatan Tengah Tani I, bernama Zaharoh bersama komunitasnya merintis usaha batik.

Bahkan, batik kreasinya dilirik Presiden RI Joko Widodo tahun lalu dalam sebuah pameran yang mereka ikuti.

Zaharoh mengaku saat ia hadir dalam acara Selendang Mayang di Jakarta tahun lalu, Jokowi tertarik dengan model batik Singa Barong seharga Rp 2 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Batik tersebut merupakan batik tulis yang dihasilkan dalam waktu 1 bulan hingga dua bulan. Dengan proses yang manual tentulah hargaya pun tak semurah hasil printing dan cetak.

“Kami ada tiga komunitas saat itu ke Jakarta. Tapi Pak Jokowi tertarik dengan batik yang motif Singa Barong, Pak Jokowi suka dan itu panjangnya sekitar 2,5 meter,” ujar Zaharoh kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Perajin Batik Lokal Kian Tergerus Batik Impor

Dalam menekuni usaha batik tulis, Zaharoh awalnya hanya memiliki dua orang karyawan. Adapun omzet yang diraupnya bisa mencapai Rp 28 juta per bulan.

Namun, saat mengikuti pameran, ia juga bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 50 juta.

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

Whats New
Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Whats New
Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

Rilis
Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Whats New
Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Rilis
Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
 95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

Whats New
Apakah Harta Warisan Kena Pajak dan Wajib Dilaporkan di SPT?

Apakah Harta Warisan Kena Pajak dan Wajib Dilaporkan di SPT?

Whats New
IHSG Diprediksi Menguat pada Agustus 2021, Apa Saja Sentimennya?

IHSG Diprediksi Menguat pada Agustus 2021, Apa Saja Sentimennya?

Whats New
[POPULER MONEY] Mengapa UMKM Sulit Dapat Kredit Bank? | Cara Daftar Online Vaksinasi Covid-19

[POPULER MONEY] Mengapa UMKM Sulit Dapat Kredit Bank? | Cara Daftar Online Vaksinasi Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X