Belanja Sehari-hari, Bayar Pakai Kartu Kredit, Kartu Debit, atau Tunai?

Kompas.com - 18/02/2020, 11:12 WIB
Ilustrasi kartu kredit IndikaFM.com, Dok. HaloMoney.co.idIlustrasi kartu kredit

NEW YORK, KOMPAS.com -  Dengan banyaknya promo, diskon, atau cashback, kartu kredit mungkin menjadi pilihan saat membayar untuk belanja sehari-hari.

Nah sebenarnya, mana yang lebih baik untuk belanja sehari-hari, menggunakan kartu kredit, debit, atau tunai?

Melansir CNBC, Selasa (18/2/2020), Rod Griffin Direktur senior pendidikan konsumen dan advokasi Experian mengatakan,  dalam menggunakan kartu kredit untuk pembayaran kebutuhan sehari-hari, ada faktor yang perlu Anda pertimbangkan, antara lain:

Baca juga: Butuh Duit Mendesak, Sebaiknya Tarik Tunai Kartu Kredit atau Pinjam Online?

1. Kapan menggunakan kartu kredit

Dengan semua fasilitas dan promo yang diberikan kartu kredit, menggunakan kartu kredit bisa menjadi keputusan yang sehat secara finansial.

Dengan kartu kredit, Anda mendapatkan beberapa manfaat yang tidak diperoleh dengan uang tunai atau kartu debit.

Tetapi menggunakan kartu kredit juga bergantung pada kemampuan Anda.

“Pertanyaan yang selalu muncul seperti, 'Apakah kartu kredit sebagai sumber pendapatan tambahan?' Atau, 'Apakah kartu kredit sebagai cara untuk mengambil keuntungan dari peluang keuangan lainnya?,'" kata Rod.

Ia mencontohkan, menggunakan kartu kredit saat pengisian bahan bakar atau belanja di supermarket, mungkin bisa mendapat poin.

Namun tentunya Anda harus bergegas untuk melunasi tagihan tersebut pada akhir bulan. Jika terlambat, Anda justru akan mendapatkan beban baru akibat bunga.

"Jika Anda menggunakan kartu kredit sebagai alat keuangan dan tidak mengambil utang, itu bisa menjadi keputusan yang menguntungkan secara finansial," sebutnya.

Selama Anda membayar tagihan kartu kredit secara penuh setiap bulan (dengan demikian Anda tidak membayar bunga atau biaya tambahan), maka Anda memanfaatkan kartu kredit sebagai alat untuk membantu finansial Anda menjadi lebih sehat.

Baca juga: Lunasi Utang Kartu Kredit di Akhir Tahun, Simak 3 Tipsnya

2. Kartu kredit tidak untuk semua orang

Pada akhirnya, pilihan metode pembayaran benar-benar bergantung pada Anda. Sebagai seorang individu tentunya Anda memiliki kendali bagaimana akan menghabiskan uang Anda.

Rod menyebut, tagihan kartu kredit merupakan sumber utang terbesar bagi milenial (mengalahkan utang pinjaman pendidikan). Maka dari itu, sangat penting untuk mempertimbangkan faktor kemampuan Anda dalam melakukan pembayaran tagihan.

"Saya selalu mengatakan kartu kredit tidak untuk semua orang, itu benar-benar tergantung pada kepribadian Anda, cara Anda mengelola uang, hubungan Anda dengan uang dan kemampuan Anda untuk melawan pembelian impulsif," jelasnya.

Baca juga: Mau Tutup Kartu Kredit? Perhatikan 4 Hal Ini

3. Kapan menggunakan kartu debit

Jika Anda menggunakan kartu kredit untuk biaya hidup atau untuk belanja sehari-hari lebih dari yang Anda mampu untuk membayarnya kembali, sebaiknya gunakan kartu debit.

Ketika Anda menggunakan kartu debit, Anda secara efektif melakukan transaksi tunai, sehingga Anda tidak memiliki masalah yang sama dengan menggunakan kartu kredit untuk membebankan biaya pembelian yang tidak dapat Anda bayar.

Menurut Rod, bagi banyak orang, menggunakan kartu debit, uang tunai atau kartu kredit, hanya masalah kenyamanan.

"Saya sebenarnya secara pribadi akan menggunakan kartu debit. Jika pergi makan, kita cenderung menggunakan kartu debit, istri saya dan saya, karena kami melihatnya sebagai uang tunai sekarang dan itu kebiasaan kami," sebutnya.

Baca juga: Menggunakan Kartu Kredit Berdua dengan Pasangan, Perlukah?

4. Kapan menggunakan uang tunai

Menggunakan uang tunai memiliki implikasi keuangan yang sama dengan menggunakan kartu debit. Tetapi dengan uang tunai Anda mungkin menghabiskan lebih sedikit daripada menggesek kartu debit.

Hal itu karena uang tunai lebih kasat mata dan Anda benar-benar dapat melihat uangnya dibelanjakan.

Kartu kredit atau debit sangat mudah digunakan, sehingga Anda dapat menggunakannya tanpa memikirkan berapa banyak yang sebenarnya Anda belanjakan.

"Jika Anda menggunakan uang tunai khususnya uang kertas, ketika dompet Anda sudah kosong, Anda tentunya berhenti (untuk belanja), sehingga Anda dapat membatasi pengeluaran Anda dengan cara itu," ucap Rod.

Bagi sebagian orang, pembatasan pembayaran dengan menggunakan uang tunai adalah pendekatan yang lebih baik.

Jika Anda masih ingin mendapatkan poin atau promo dari kartu kredit, berhati-hatilah dalam penggunaan kartu kredit.

Baca juga: Cara Memanfaatkan Kartu Kredit buat Liburan agar Untung Banyak

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X