Bermodal Perahu Kecil, Bisnis Ikan Asin Wanita Ini Raih Omzet Rp 19 Juta

Kompas.com - 18/02/2020, 11:49 WIB
Warni Dok Bank BTPN SyariahWarni

"Sehari dapat 10 ember sampai 15 ember (1 ember lebih kuran 7 kg). Kalau ikannya lagi banyak sekali bisa 30 ember. Tapi cuaca sekarang lagi hujan, jadi banyak yang tidak melaut," katanya.

Tak hanya itu, keuntungan Warni juga ia pakai untuk membangun warung makan disamping halaman tempat penjemuran ikan asin.

"Iya sekarang alhamdulillah sudah ada warung makan, dari hasil penjualan ikan asin," jelasnya.

Biasanya Warni menjual empat macam jenis ikan asin. Ada ikan sirik yang dihargai Rp 8.000 per kg sampai Rp 9.000 per kg, ikan tanjan dengan harga Rp 10.000 per kg sampai Rp 12.000 per kg, ikan teri asin Rp 25.000 per kg sampai Rp 30.000 per kg, dan ikan tawar Rp 65.000 per kg.

Tahun ini, Warni mengajukan top up tambahan modal Rp 8 juta. Dengan tambahan modal usaha tersebut dia berharap bisa meningkatkan produksi ikan asin, menambah perahu dan melebarkan pasarnya hingga ke luar kota.

Dengan demikian ada peningkatan keuntungan yang bisa diperolehnya.

"Pengennya bisa umrah, karena kalau haji kan nunggu lama, kalau umrah bisa cepat," ucapnya.

Baca juga: Fintech Ini Berikan Modal Usaha untuk Kurir Logistik

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X