Kompas.com - 18/02/2020, 17:55 WIB
KOMPAS.com /Kiki Safitri Kiki SafitriKOMPAS.com /Kiki Safitri

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan program SYNRGY, yang merupakan akselerator dan wadah kolaborasi komunitas startup di awal tahun 2020 ini.

Ini merupakan program lanjutan setelah sebelumnya pada batch pertama dilaksanakan pada tahun 2019,

Grup Digital Innovation Solutions BCA, Jayaprawirya Diah mengatakan Bank BCA mempunyai visi untuk turut mendukung pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia melalui SYNRGY Accelerator.

"Kenapa temanya fintech? Karena kami sebagai industri yang diregulasi memang kita harus bermain di industri finansial," kata Jayaprawirya di Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Waspada Penipuan Berkedok Akun Media Sosial Halo BCA Palsu

Secara regulasi dari OJK dan BI, perbankan hanya diperbolehkan berkutat di indistri finansial saja. Namun, Jayaprawirya mengataka, di industri finansial ada banyak potensi dari nasabah yang belum terlayani secara optimal oleh BCA.

"Oleh karena itu kita mengambil tema di tahun ini, bekerja sama dengan teman-teman fintech untukk kita akselerasi, di bidang-bidang yang terkait," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebut program ini merupakan wujud kontribusi BCA dalam merespons munculnya beragam jenis startup karya anak bangsa.

Tahun ini BCA menggandeng GK - Plug and Play sebagai Partner untuk menjalankan program akselerator yang berfokus pada bidang Augmented reality (AR)/ Virtual reality (VR), Internet of Things (IOT), Biometric, Robotic, Computer Vision, dan Artificial Intelligence (AI)/Machine Learning (ML).

Walau begitu, BCA masih membuka peluang bagi startup fintech dan fintech enabler di luar kriteria tersebut yang ingin bergabung ke program SYNRGY Accelerator.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Whats New
Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Whats New
KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
Biden Tak Akan 'Lockdown', Wall Street Menghijau

Biden Tak Akan "Lockdown", Wall Street Menghijau

Whats New
Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Whats New
Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Whats New
[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan 'Lockdown'

[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan "Lockdown"

Whats New
Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Whats New
Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.