Kemenkop Janji Hubungkan Koperasi Buruh ke LPDB Agar Dapat Pinjaman

Kompas.com - 18/02/2020, 19:02 WIB
Kantor Kementerian Koperasi dan UKM KONTAN/DANIEL PRABOWOKantor Kementerian Koperasi dan UKM
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi kepada Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia atau Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI KSPSI), yang merekomendasikan koperasi sebagai wadah untuk mensejahterakan anggota FSPTI /KSPSI.

"Kami memberikan apresiasi atas rekomendasi Mukernas FSPTI /KSPSI, yang salah satunya merekomendasikan pembentukan koperasi sebagai alat untuk mensejahterakan anggota," kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Rully Indrawan, melalui siaran resmi di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan, Kemenkop dan UKM akan terus mendukung pekerja atau buruh yang mendirikan koperasi di Indonesia.

Baca juga: Cerita Sri Mulyani ke Puan Maharani: Rapat BPJS Kesehatan hingga 130 Kali...

Apalagi saat ini koperasi dituntut bisa beradaptasi dengan perubahan yang cepat dalam teknologi informatika.

"Kami siap berada di setiap lini perubahan itu demi kemajuan koperasi," kata dia.

Rully mengatakan, mulai dari masalah pelatihan vokasi sampai masalah pembiayaaan, Kemenkop dan UKM memiliki LPDB-KUMKM, yaitu BLU yang kini dikhususkan menyalurkan pinjaman bergulir 100 persen ke koperasi.

"Kami siap menghubungkan koperasi dengan LPDB, tentunya koperasi yang sehat yang bisa mendapatkan pinjaman dana bergulir itu," ucapnya.

Rully memaparkan, pada awalnya gerakan buruh di dunia telah merumuskan dukungan pada koperasi sebagai bagian dari ruang gerakan buruh.

Baca juga: Kisah Rico Huang, Berawal dari Bisnis Casing HP hingga Mampu Beli Ferrari

Dukungan tersebut dituangkan dalam konvensi ILO (International Labor Organization) 193 tahun 2002 yang berisi mengenai dukungan serikat pekerja, pengusaha, pemerintah dan lembaga koperasi untuk mempromosikan pengembangan koperasi.

Ia menegaskan, pekerja memiliki peran dan kontribusi yang cukup besar dalam perekonomian negara. Para pekerja melalui serikat pekerja dapat membentuk koperasi yang manfaatnya dapat dirasakan dalam hal peningkatan kesejahteraan ekonomi pekerja.

"Nantinya Koperasi melalui unit usahanya, dapat berperan aktif dalam procurement perusahaan serta mengelola kebutuhan pokok pekerja dan dapat membantu pembiayaan bagi pekerja yang membutuhkan," kata Rully.

Baca juga: Mengenang Ashraf Sinclair, Pernah Bisnis Ternak Lele

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X