BI: Omnibus Law RUU Cipta Kerja Positif untuk Dorong Ekonomi Indonesia

Kompas.com - 20/02/2020, 19:31 WIB
Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan kepada media terkait perkembangan moneter, di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIGubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan kepada media terkait perkembangan moneter, di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (3/1/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai Omnibus Law RUU Cipta Kerja akan membawa pengaruh positif kepada perkembangan ekonomi Indonesia.

"Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja saya kira positif bagi dorongan ekonomi kita, membuka lapangan kerja dan tentu dapat mendorong para usaha mikro kecil menengah (UMKM)," ujarnya di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Khusus untuk UMKM, BI juga akan akan mempercepat dan mengimplementasikan proses pembayaran melalui transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca juga: Ada Politisi di Komisaris BUMN, Stafsus Erick Thohir Bantah Ada Bagi-bagi Jabatan

"Untuk itu kami berencana akan membuat kampanye besar-besaran di berbagai daerah untuk melakukan transaksi melalui QRIS," kata dia.

Menurutnya melalui sistem transaski QRIS dapat mendorong perdagangan ritel maupun para UMKM. QRIS juga dinilai dapat mempercepat perputaran proses transaksi sehingga berpengaruh pada percepatan ekonomi.

"Intinya kami mendukung adanya RUU Cipta Kerja dan ini positif membawa dukungan untuk ekonomi Indonesia dari pemerintah," kata dia.

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komisaris Utama BNI

Sebelumnya, RUU Cipta Kerja adalah usulan prioritas dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua. Melalui Omnibus Law ini Jokowi ingin memangkas dan menyederhanakan peraturan untuk menarik investasi asing.

Dalam Omnibus Law pemerintah hendak menyelaraskan 1.244 pasal dari 79 undang-undang ke dalam RUU yang awalnya bernama Cipta Lapangan Kerja.

Adapun draf RUU Cipta Kerja sudah disampaikan oleh pemerintah ke DPR pada pekan lalu.

Baca juga: Luhut: Hanya 2 Juta Wisman China Masuk RI Saja Sudah Ribut...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X