Ini yang Dilakukan Fintech untuk Pastikan Kelayakan Pengajuan Kredit

Kompas.com - 20/02/2020, 23:01 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meminimalisir pengguna jasa kredit online yang tak bertanggung jawab, para pengusaha financial technology (fintech) melakukan beragam upaya.

Salah satunya adalah dengan skor kredit. Skor kredit merupakan nilai yang diberikan oleh penyedia layanan keuangan terkait dengan dengan prilaku keuangan konsumen yang bersangkutan.

Chief Executive Officer Kredivo Indonesia, Alie Tan mengatakan perusahaannya memiliki sistem skor kredit bagi siapapun yang melakukan pengajuan kredit dengan penilaian kredit dan penilaian transaksi.

"Kami menciptakn credit scoring sendiri kalau di bank atau kartu kredit mostly people melakukan credit assessment. Kalau Kredivo, tidak hanya assessment tapi juga transaction assessment," kata Alie di Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: PNS Butuh Dana Cepat? Ini Fintech yang Khusus Layani Pegawai Negeri

Skor kredit dari penilaian transaksi dilakukan untuk mengetahui jenis transaksi apa yang dilakukan oleh calon kreditur, apakah transaksi ilegal atau tidak. Selain itu, juga mencakup kapasitas kemampuan kreditur dalam melunasi kreditnya.

Saat ini sudah bukan eranya lagi melakukan pinjaman dengan cara konvensional. Kehadiran fintech landing memberikan beragam kemudahan bagi nasabahnya untuk memperoleh cicilan dengan proses yang lebih efisien.

Namun, tentunya jangan sampai penyedia layanan keuangan merugi akibat masalah gagal bayar nasabahnya. Maka dari pengajuan oleh calon kreditur harus diperiksa datanya dengan ketat.

Vice President of Credit Risk Tokopedia, Nicole Oesman mengatakan perusahaannya melakukan penerapan kredit score melalui penggabungan dari ribuan data poin yang ada pada Tokopedia.

Baca juga: Fintech Ubah Gaya Milenial dalam Berinvestasi Emas, Ini Sebabnya

Data poin itu mencakup kontribusi dari seller maupun dari buyer melalui metode pembayaran menggunakan kartu kredit, transfer bank, internet banking yang dikaji dalam kredit score.

"E-commerce behavior ini kami lihat sampai sedetail mungkin. Misalkan saja saat orang membeli HP, seminggu kemudian membeli asesoris yang sifatnya perlindungan seperti casing. Orang ini memiliki behavior yang berbeda dibanding orang yang beli HP gitu saja," jelas Nicole.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Indomaret Tutup Usia, Alami Kecelakaan Saat Bersepeda Bersama Istri di BSD

Bos Indomaret Tutup Usia, Alami Kecelakaan Saat Bersepeda Bersama Istri di BSD

Whats New
Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Whats New
Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Whats New
Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Earn Smart
Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Whats New
Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Whats New
Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Whats New
Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Whats New
3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir 'On-demand' Oper

3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir "On-demand" Oper

Whats New
Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Whats New
Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Whats New
Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Whats New
Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Whats New
Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Whats New
Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.