Mahasiswa Diberi Pembekalan Soal Pencegahan Krisis Sistem Keuangan

Kompas.com - 21/02/2020, 05:08 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan Hadiyanto di Jakarta, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.com/Rully R. RamliSekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan Hadiyanto di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberian pengetahuan tentang Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) kini merambah dunia akademis.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) bekerja sama dengan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan ( KSSK) mengadakan seminar terkait Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan.

Seminar ini untuk memberikan pandangan mengenai sistem keuangan Indonesia dan pemahaman mengenai kerangka kebijakan UU PPKSK.

Baca juga: Rasio Utang Meningkat, Bank Dunia Waspadai Ancaman Krisis Global

Ini termasuk tugas dan wewenang KSSK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto menyatakan, berdasarkan pengalaman saat menghadapi krisis keuangan Asia tahun 1997-1998 dan krisis keuangan global tahun 2008, Indonesia telah melakukan reformasi sektor keuangan.

Reformasi tersebut antara lain melalui penataan landasan hukum dan kelembagaan untuk memperkuat kerangka kerja pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.

"Dengan reformasi tersebut, kita patut optimis sektor keuangan Indonesia cukup tangguh untuk mampu menghadapi tekanan, baik yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal," kata Hadiyanto dalam keterangannya, Jumat (20/2/2020).

Baca juga: IMF: Pertumbuhan Ekonomi Dunia Terburuk Sejak Krisis Keuangan Global

Adapun Rektor Universitas Padjadjaran, Prof Rina Indiastuti menuturkan, dinamika yang terjadi saat ini di dunia perlu terus disikapi dengan cermat oleh pemerintah.

“Program pembangunan pemerintah perlu terus didorong dengan didukung oleh stabilitas sistem keuangan yang terjaga,” ujar Rina.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X