BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Sido Muncul

Angka Keberuntungan bagi Irwan Hidayat dan Visi Sido Muncul Kuasai Pasar Internasional

Kompas.com - 21/02/2020, 09:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Langit Jakarta di kawasan Cipete tak lagi mencurahkan hujan menjelang pukul 11.00 siang. Padahal, sebelumnya hujan tak hentinya turun sejak Rabu petang (19/2/2020).

Rupa-rupanya, keberpihakan ada pada Irwan Hidayat, Direktur Sido Muncul, yang memilih hari Kamis (20/2/2020) untuk menggelar peluncuran produk anyar di awal tahun ini.

“Hari ini tanggal 20 bulan 2 tahun 2020. Kalau dijumlahkan semua jadi delapan. Nah, delapan itu angka keberuntungan,” kata Irwan Hidayat di kantor pusat Sido Muncul, Kamis (20/2/2020).

Keberuntungan tampaknya memang terus menaungi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Perusahaan jamu herbal itu mampu mencatatkan kenaikan penjualan 11,23 persen pada 2019, yakni sebesar Rp 3,07 triliun dari Rp 2,76 triliun pada 2018.

Baca juga: Ini Daftar Anggota Indeks Kompas100 Februari 2020-Juli 2020

Dari total penjualan tersebut, segmen jamu herbal dan suplemen mencatatkan angka 67 persen atau setara Rp 2,06 triliun.

Besarnya potensi pasar untuk food suplement tak disia-siakan Sido Muncul. Perusahaan jamu herbal itu pun meluncurkan 7 produk food suplement yakni Tolak Angin, Tolak Linu, Sari Kunyit, Vitamin E 100 I.U, Vitamin E 300 I.U, Vitamin D3 400 I.U, dan Virgin Coconut Oil (VCO).

Peluncuran produk baru ditandai dengan sambutan sekaligus pemotongan tumpeng oleh Irwan Hidayat. Potongan tumpeng itu pun diserahkan kepada Research and Development Manager Sido Muncul, Wahyu Widayani.

Irwan Hidayat menjelaskan, 7 produk yang diluncurkan merupakan inovasi dari Food Supplement Sido Muncul, yang dikemas dalam bentuk soft capsule.

Baca juga: Jamu dalam Kapsul Lunak, Inovasi Industri Zaman Sekarang

Bukan tanpa sebab, Sido Muncul memang memiliki proyeksi untuk memperluas pangsa di pasar global. Irwan menegaskan, Sido Muncul optimistis memasarkan 7 produk barunya untuk ekspor ke berbagai negara.

“Sebelumnya, Sido Muncul telah memasarkan 33 food supplement bentuk capsule. Sedangkan tujuh produk baru ini merupakan pengembangan dari food supplement Sido Muncul yang dikemas dalam bentuk soft capsule. Langkah ini dilakukan karena peluang pertumbuhan penjualan di berbagai negara akan terbuka lebar,” papar Irwan.

SIdo Muncul memproduksi jamu, produk herbal, dan food suplement dari bahan alami dan berkualitas tinggi.KOMPAS.com/KURNIASIH BUDI SIdo Muncul memproduksi jamu, produk herbal, dan food suplement dari bahan alami dan berkualitas tinggi.

Menurut dia, negara lain tidak memiliki regulasi untuk produk jamu. Sementara itu, regulasi food supplement sudah ada dan berlaku di seluruh dunia.

“Jadi kami harap bisa memperluas penjualan produk kami bukan hanya domestik tapi hingga seluruh dunia,” jelas Irwan Hidayat.

Kualitas tingkat dunia

Food supplement Sido Muncul diekstraksi menggunakan mesin khusus herbal bersuhu rendah agar zat aktif dalam produk tetap terjaga.

Setiap batch telah melalui quality control untuk memastikan produk bebas uji aflatoksin, cemaran mikroba, logam berat, pupuk, dan tes DNA agar produk bebas barang haram.

Proses pengembangan produk soft capsule telah dimulai sejak 2015. Pada 2017, Sido Muncul membeli mesin soft capsule dengan teknologi modern, yaitu mesin pencampuran, enkapsulasi, pengiring, dan capsule printing.

Adapun seluruh mesin dioperasikan secara otomatis dan tertutup. Semua parameter produksi juga dijaga dan dikendalikan secara otomatis melalui control panel yang terdapat pada setiap mesin.

Wakil Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat mengatakan, 7 food supplement Sido Muncul yang baru diluncurkan tetap memiliki khasiat yang sama dengan produk-produk Sido Muncul sebelumnya.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat optimistis produk baru Sido Muncul berupa food suplement dalam kemasan soft capsule mampu menembus pasar internasional. Peluncuran 7 food suplement Sido Muncul berlangsung di Kantor Sido Muncul Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020)Dok. Sido Muncul Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat optimistis produk baru Sido Muncul berupa food suplement dalam kemasan soft capsule mampu menembus pasar internasional. Peluncuran 7 food suplement Sido Muncul berlangsung di Kantor Sido Muncul Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020)

Maria menjelaskan, produk food supplement memiliki khasiat yang sama dengan produk Sido Muncul yang sudah ada sebelumnya.

“Satu capsule Tolak Angin memiliki khasiat yang sama dengan satu sachet Tolak Angin. Begitu juga dengan produk lainnya. Yang membedakan hanya bentuknya saja. Jadi, soft capsule ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang kurang menyukai aroma jamu,” ujarnya.

Ada pun khasiat dari 7 produk food supplement Sido Muncul, yakni Sari Kunyit memiliki khasiat menjaga kesehatan lambung dan mengatasi maag, Tolak Angin untuk mengobati masuk angin, Tolak Linu untuk meredakan pegal linu dan nyeri sendi, Vitamin E 100 dan 300 I.U., untuk membantu memelihara keremajaan kulit tubuh dan wajah, serta VCO berkhasiat membantu memelihara kesehatan.

Research and Development Manager Sido Muncul, Wahyu Widayani mengatakan Sido Muncul telah memiliki izin produksi untuk produk soft capsule berupa sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan POM RI pada 19 September 2018.

Irwan menambahkan, Sido Muncul memiliki visi produk terbaru tersebut nantinya dapat dikonsumsi masyarakat Indonesia dan negara-negara lain.

“Kami membayangkan bahwa di masa depan, orang Indonesia sehat-sehat. Makanya kami membuat produk untuk orang sehat supaya tetap sehat. Semoga dalam waktu 1 hingga 3 tahun lagi, apa yang kami bayangkan jadi kenyataan,” ujar Irwan.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Whats New
Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Rilis
Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Whats New
Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Whats New
Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Earn Smart
7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

Work Smart
Bahlil Sebut Siap-Siap Jika Harga BBM Naik, Ini Kata Sri Mulyani

Bahlil Sebut Siap-Siap Jika Harga BBM Naik, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Indofood Dukung Bahan Baku Lokal untuk Mi Instan

Indofood Dukung Bahan Baku Lokal untuk Mi Instan

Rilis
Dukung Transformasi Digital, FiberStar dan Huawei Gelar Technofeast

Dukung Transformasi Digital, FiberStar dan Huawei Gelar Technofeast

Rilis
Perkecil Backlog Rumah di RI, Ini Saran Ekonom untuk Pemerintah

Perkecil Backlog Rumah di RI, Ini Saran Ekonom untuk Pemerintah

Whats New
Seputar Masa Percobaan Kerja: Aturan, Upah, dan Batas Waktunya

Seputar Masa Percobaan Kerja: Aturan, Upah, dan Batas Waktunya

Work Smart
Ada Perbaikan di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Ada Perbaikan di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Whats New
Ingin Hemat Beli Kuota Internet? Simak Promo dari GoPay Satu Ini

Ingin Hemat Beli Kuota Internet? Simak Promo dari GoPay Satu Ini

Spend Smart
Kapan PMN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair? Ini Jawaban Kemenkeu

Kapan PMN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair? Ini Jawaban Kemenkeu

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 990.000 per Gram

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 990.000 per Gram

Whats New
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.