Gegara Corona, Stok Material Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Menipis

Kompas.com - 21/02/2020, 15:12 WIB
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC), Chandra Dwiputra ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC), Chandra Dwiputra ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan, dampak mewabahnya virus corona membuat stok material pembangunan kereta api (KA) cepat Jakarta-Bandung menipis.

"Cuma ada satu konsen mereka adalah material," katanya ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Chandra menjelaskan, material pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung kebanyakan didatangkan dari China. Sementara aktivitas ekonomi di China masih banyak yang terhenti akibat wabah corona.

Baca juga: Dampak Corona, Luhut Perkirakan Investasi 500 Juta Dollar AS Bakal Melayang

Meski begitu, Chandra mengatakan, KCIC mulai mencari sumber material pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung dari negara lain.

"Memang sudah ada material ketemu yang kebetulan stoknya habis. Kalau enggak ada lagi kita cari ke negara lain," ucapnya.

Selain material, ada sekitar 300 pekerja asal China yang membantu proses konstruksi KA cepat Jakarta-Bandung. Namun hingga saat ini, para pekerja tersebut masih tertahan di China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak KCIC mulai menggunakan rencana lain dengan mendorong pekerja domestik untuk merampungkan proyek kereta cepat.

"Saya kasih tahu kontraktor, upayakan maksimum pekerja dari Indonesia," kata Chandra.

Baca juga: Prabowo Mau ke UEA, Luhut: Ada Rencana Kerja Sama Pembuatan Drone

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.