Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Terkendala Sungai hingga SUTET

Kompas.com - 21/02/2020, 18:10 WIB
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC), Chandra Dwiputra ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC), Chandra Dwiputra ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Chandra Dwiputra mengakui ada beberapa hal yang membuat proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung terkendala.

Salah satunya yakni sungai yang ada di jalur proyek KA cepat kerja sama antara BUMN Indonesia dan China tersebut.

"Progres kami saat ini 43,45 persen. Di terowongan kanal 1 itu ternyata ada Sungai Sunter, terpaksa kami harus pindahkan. Kami harus geser dulu dan itu banyak," kata Chandra ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Gegara Corona, Stok Material Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Menipis

Ia mengatakan, pengerjaan proyek KA cepat Jakarta-Bandung lebih dulu dilakukan dari Kelurahan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Hal ini lantaran pembebasan lahan sudah rampung.

"Kalau Karawang masih proses pengadaan lahan. Luasnya kecil saja, cuma dua hektar," ujarnya.

Selain sungai, ada berbagai hal lain yang juga menghambat pengerjaan proyek KA cepat Jakarta-Bandung. Mulai dari saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), jalan dan pipa air PDAM.

Baca juga: AS Cabut RI dari Daftar Negara Berkembang, Ini Kata Pemerintah

Agar proyek bisa berjalan, Chandra mengatakan, KCIC akan melakukan relokasi. Ia mencatat ada 460 titik yang perlu penanganan.

"PR (pekerjaan rumah) kami ke depan adalah relokasi," kata dia.

KA Cepat Jakarta-Bandung sendiri diharapkan akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung, menjadi hanya 46 menit.

Nantinya, terdapat empat stasiun yang menyokong jalur kereta cepat ini yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar dengan struktur 13 terowongan.

Adapun terget operasi KA cepat Jakarta-Bandung yakni pada 2021 mendatang.

Baca juga: Tentang PT PANN, BUMN dengan 7 Karyawan dan Dapat PMN Rp 3 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA Hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA Hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun 1.000 per Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun 1.000 per Gram

Whats New
Cara Mengaktifkan ShopeePay dengan Mudah, Bisa Langsung Dipakai

Cara Mengaktifkan ShopeePay dengan Mudah, Bisa Langsung Dipakai

Spend Smart
Waskita Karya Gandeng Danareksa, Tawarkan 5 Aset Properti ke Investor

Waskita Karya Gandeng Danareksa, Tawarkan 5 Aset Properti ke Investor

Whats New
 IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor 'Online' Lebih Cepat dan Mudah

Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor "Online" Lebih Cepat dan Mudah

Whats New
Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga 'Panic Buying' Warga

Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga "Panic Buying" Warga

Whats New
OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

Whats New
[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

Whats New
Jenis-Jenis Pasar Beserta Contohnya

Jenis-Jenis Pasar Beserta Contohnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.