Kompas.com - 21/02/2020, 19:13 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

Dampak ekonomi semacam ini yang paling dikhawatirkan dari virus Corona. Produksi yang terhambat tidak hanya terjadi di China, tetapi sudah dirasakan di negara lain.

Berdasarkan kajian Bank Indonesia (BI), potensi kehilangan devisa dari pariwisata akibat dampak virus corona mencapai 1,3 miliar dollar AS.

Sementara itu, potensi kerugian dari sisi logistik, untuk ekspor dan impor masing-masing adalah 700 juta dollar AS.

"Kemudian ada dampak penundaan investasi, khususnya dari China, yang diperkirakan bernilai 400 juta dollar AS," tambahnya.

Angka-angka tersebut membuat Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020. dari pertumbuhan 5,1 persen sampai 5,5 persen, menjadi 5 persen sampai 5,4 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X