Erick Thohir Bandingkan Deputi BUMN di Eranya Dibanding Menteri Sebelumnya

Kompas.com - 22/02/2020, 08:19 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers di Hotel Pasific Place, Jakarta, Kamis (20/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers di Hotel Pasific Place, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membandingkan cara kerja para deputinya dibandingkan dengan pola kerja deputi di era menteri sebelum dirinya.

Saat ini, Erick telah merampingkan deputi yang ada di Kementerian BUMN. Di Era Rini Soemarno, Deputi Kementerian BUMN berjumlah tujuh orang.

Kini, Erick telah memangkasnya. Sehingga jumlah Deputi Kementerian BUMN hanya tersisa tiga posisi.

Baca juga: Erick Thohir Mau Bikin Deputi Khusus untuk Pelototi Laporan Keuangan BUMN

“Dulu deputi (BUMN) lebih memikirkan bisnis, tapi tak in depth, makanya kita perdalam sekarang. Jadi tak bisa hanya overall, tapi masuklah ke sendi yang penting dalam korporasi untuk memperdalam bisnis proses,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Jumat (21/2/2020).

Erick menjelaskan, saat ini terdapat posisi Deputi Keuangan dan Manajemen Resiko Kementerian BUMN yang dijabat Nawal Nely.

Tugas Nawal, yakni untuk memantau laporan keuangan perusahaan-perusahaan pelat merah.

“Deputi keuangan memastikan ada enggak laporan keuangan yang window dressing,” kata Erick.

Selanjutnya, Erick juga telah menunjuk Carlo Brix Tewu sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kementerian BUMN.

Tugas Carlo, yakni mengurusi permasalahan hukum yang menjerat perusahaan-perusahaan BUMN.

“Deputi hukum memperdalam kasus hukum yang sesama BUMN dulu atau mungkin bagaimana membedakan kebijaksanaan secara bisnis dan kerugian negara. Jangan sampai decision maker di BUMN ketakutan mengambil keputusan. Hal-hal ini yang coba kita jaga,” kata Erick.

Baca juga: Jokowi Setujui Erick Thohir Punya 3 Deputi dan 3 Staf Ahli

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Syarat, Cara, dan Modal untuk Buka Gerai Alfamart

Ini Syarat, Cara, dan Modal untuk Buka Gerai Alfamart

Smartpreneur
Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Whats New
Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Whats New
Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

Whats New
Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Whats New
Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Whats New
Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

Rilis
Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Whats New
Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

Rilis
Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Whats New
Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X