Marak Investasi Bodong Bermodus Koperasi, Ini Kata Menteri Teten

Kompas.com - 24/02/2020, 06:07 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki  saat diwawancarai media di Jakarta, Kamis (30/1/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAKementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki saat diwawancarai media di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menyoroti maraknya praktik investasi berkedok koperasi.

Menurut dia, praktik penipuan tersebut perlu segera diatasi, sebab sudah merugikan banyak korban.

"Harus sudah kita disiplinkan pihak-pihak yang menggunakan nama koperasi, tapi sebenarnya tidak menjalankan azas dan prinsip-prinsip koperasi," ujar dia dikutip dari keterangan resminya, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Koperasi Ini Segera Ekspor Ratusan Ton Bumbu Rendang ke Arab Saudi

Ia menjelaskan, modus penipuan dilakukan oknum dengan menjadikan koperasi beroperasi layaknya perbankan.

"Masalah seperti itu yang akan kita tuntaskan segera," kata dia.

Untuk mempercepat proses penanganan kasus seperti itu menurut Teten, pihaknya akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Saya minta, koperasi jangan dijadikan sebagai tempat pencucian uang, kedok dari praktek perbankan, dan praktik rentenir," ujar Teten.

Baca juga: Kemenkop UKM Selidiki Kasus Gagal Bayar Koperasi Tinara di Banyuwangi

Teten menilai, jika hal itu dibiarkan berlarut-larut dapat merusak nama baik koperasi dalam pengembangan ke depannya.

"Nama koperasi harus kita jaga, karena, koperasi adalah konsep ideal dalam sistem ekonomi kerakyatan", katanya.

Saat ini sudah ada beberapa laporan dari masyarakat terkait praktek ilegal berkedok koperasi tersebut.

"Kita akan segera benahi dan bereskan masalah ini. Tunggu saja", ucapnya.

Baca juga: Empat Tahun Terakhir, 81.686 Koperasi Dibubarkan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlaku Besok, Ini Tarif Baru Layanan Petikemas di Tanjung Priok

Berlaku Besok, Ini Tarif Baru Layanan Petikemas di Tanjung Priok

Whats New
Hypermart dan Giant Tebar Promo, Ada Diskon hingga 35 Persen

Hypermart dan Giant Tebar Promo, Ada Diskon hingga 35 Persen

Spend Smart
Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 152,14 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran

Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 152,14 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran

Whats New
Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Whats New
Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Whats New
Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

BrandzView
BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

Whats New
Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Earn Smart
Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Whats New
Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Whats New
Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Rilis
Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Whats New
Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Smartpreneur
Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X