Pemerintah Bakal Kasih Insentif Pajak untuk Daerah Tujuan Wisata

Kompas.com - 24/02/2020, 21:15 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Dampak Virus Corona di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (12/2/2020) KOMPAS.COM/NABILLA RAMADHIANMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Dampak Virus Corona di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (12/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan, pemerintah memberikan insentif agar mampu mendongkrak sektor pariwisata yang lesu akibat wabah virus corona.

Sejumlah insentif yang diberikan pemerintah menyasar maskapai, hotel, dan agen perjalanan. Berapa besaran insentif tersebut baru akan dirapatkan dan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (25/2/2020) besok.

Insentif yang diberikan tidak hanya untuk tiga daerah saja, Kepulauan Riau, Manado, dan Bali. Tetapi daerah lainnya yang mempunyai potensi wisata juga akan mendapatkan insentif berupa diskon maupun pajak.

Baca juga: Pemerintah akan Beri Diskon Tiket Pesawat Hingga 40 Persen ke 10 Destinasi

"Sekalian juga kita memberikan insentif ke beberapa daerah lain, seperti Yogyakarta, Bintan, Belitung, Malang, dan tempat-tempat lain yang merupakan tempat tujuan wisata," ucapnya di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Insentif pajak pun juga diusulkan ke Jokowi untuk meningkatkan sektor pariwisata di industri perhotelan dan restoran. Namun, keputusan untuk memberikan diskon menjadi kebijakan hotel dan restoran.

Pemerintah, lanjut Wishnu, hanya sekadar mengusulkan insentif yang diberikan kepada seluruh industri pariwisata terkait.

"Kalau itu kita bantunya ke hotel, kalau soal pajak, hotelnya sendiri nanti punya pertimbangan hitungan sendiri. Kita nggak bisa menentukan hotelnya ngasih berapa diskon. Tapi intinya hal tersebut kita berikan supaya hotel tidak bebannya berlebih," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan membuka slot penerbangan domestik lebih banyak guna mendongkrak sektor pariwisata di Indonesia akibat virus Corona.

"Intinya, soal seat capacity, perhubungan udara siap 100 persen membuka slot," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurut Novie, memperbanyak slot penerbangan domestik tersebut merupakan strategi, selama virus corona masih mewabah di negara lain. Apalagi pada 5 Februari 2020, Pemerintah Indonesia juga telah mengimbau kepada maskapai agar tidak melayani penerbangan dari dan ke China untuk sementara waktu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Whats New
Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Whats New
Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Whats New
Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Whats New
Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Whats New
Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Whats New
Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Whats New
Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Whats New
Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Whats New
Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Whats New
Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Whats New
Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Whats New
Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X