Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kekhawatiran Virus Corona Meningkat, Indeks Saham AS Anjlok 1.000 Poin

Kompas.com - 25/02/2020, 06:38 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di bursa Amerika Serikat berguguran pada Senin (24/1/2020) waktu setempat seiring dengan melonjaknya jumlah kasus virus corona di luar China.

Dikutip dari CNBC, pasar saham tengah mengkhawatirkan dampak virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut terhadap perlambatan perekonomian global dalam waktu yang cukup lama.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 1.031,61 poin lebih rendah atau merosot 3,56 poin menjadi 27.960,8. Adapun indeks S&P 500 menukik 3,35 persen menjadi 3.225,89 dan Nasdaq Composite ditutup lebih rendah 3,71 persen di 9.221,28.

Baca juga: Perusahaan Raksasa Dunia Merugi Gara-gara Virus Corona

Untuk Dow Jones, penurunan tersebut adalah yang terparah sejak Februari 2018. Jika dilihat dari rentang waktu 2020, indeks tertua di pasar saham Amerika Serikat tersebut sudah merosot hingga 2 persen. Adapun indeks S&P 500 juga mengalmai hari terburuknya dalam dua tahun terakhir serta kehilangan kenaikan harga saham untuk medio 2020 ini.

"Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia benar-benar dalam keadaaan mati. Orang-orang tidak sepenuhnya memperkirakan itu," ujar CEO The Opportunistic Trader Larry Benedict.

Dia pun mengatakan, kemungkinan saham-saham bisa mengalami kemorosotan harga 10 persen hingga 15 persen dalam beberapa waktu ke depan. Beberapa saham yang dinilai bakal mengalami momentum tersebut adalah perusahaan-perusahaan teknologi berkapitalisasi besar.

Harga saham maskapai penerbangan Delta Airlines serta American Airlines masing masing ditutup merosot lebih dari 6 persen dan United Airlines 5,4 persen.

Baca juga: IMF: Virus Corona Bikin Pertumbuhan Ekonomi Global Terpangkas

Adapun untuk saham operator kasino, seperti Las Vegas Sands dan Wynn Resorts masing-masing turun setidaknya 5,2 persen dan MGM Resorts turun 5,4 persen.

Produsen chip, yang sangat berpengaruh terhadap ekonomi global, juga mengalami kemerosotan harga saham. Saham Nvidia turun 7,1 persen sementara Intel yang masuk dalam indeks Dow Jones menutup perdagangan dengan merosot 4 persen.

Apple dan para pemasoknya pun tak luput dari dampak virus corona. Saham produsen iPhone itu turun sebesar 4,8 persen dan Skyworks Solution serta Qorvo merosot masing-masing lebih dari 1,8 persen

Tak hanya pasar saham Amerika Serikat, indeks saham di beberapa negara lain di dunia juga berguguran. Seperti European Stoxx 600 yang merosotg lebih dari 3 persen, Kospi indeks Korea 3,9 persen dan indeks Hang Seng Hong Kong sebesar 1,8 persen.

Baca juga: Kepala BKPM: Dampak Corona Sistemik, tapi Realisasi Investasi Masih Bagus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Whats New
Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+