Rapat dengan DPR, Menteri KKP Minta Satgas 115 Tetap Ada

Kompas.com - 25/02/2020, 13:48 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta kepada Komisi IV DPR RI agar Satgas 115 tetap ada dan dijalankan bila memungkinkan.

Hal tersebut dia ungkapkan saat melakukan Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI membahas realokasi anggaran untuk budidaya di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

"Satgas 115 kalau bisa tetap dijalankan. Karena ini adalah Perpres (peraturan presiden) dan konsepnya memang koordinasi," kata Edhy di sela-sela rapat, di DPR RI Jakarta, Senin (25/2/2020).

Baca juga: Satgas 115 Disebut Boros Anggaran, Ini Respons KKP

Selain itu Edhy meminta, anggaran operasional Satgas 115 tetap ada terlebih dahulu meski saat ini Satgas 115 masih dalam tahap evaluasi kinerja.

"Dan izin kalau bisa anggaran itu (untuk Satgas 115) tetap ada dulu. Terima kasih," lanjut Edhy.

Lebih lanjut Edhy menjelaskan, Satgas 115 sangat berperan dalam berbagai kasus besar, termasuk pemberantasan pencurian ikan ilegal di laut Indonesia.

Satgas 115 membuat koordinasi antar pihak jauh lebih mudah karena tergabung dalam berbagai bidang keamanan.

"Koordinasi kami alhamdulillah selama ini di tengah laut tidak ada masalah, dengan polairut, Bakamla, KPLP, Perhubungan, dan Bea Cukai. Kami bahu-membahu," sebut Edhy.

Baca juga: Edhy Prabowo: Satgas 115 Masih Ada

Seperti diketahui, masa tugas Satgas 115 telah berakhir pada 31 Desember 2019 bila merujuk pada Surat Keputusan (SK) Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) RI.

Berdasarkan data KKP, Satgas 115 telah berhasil menenggelamkan 516 kapal per September 2019 dan menahan master engineeringnya meski belum bisa menahan beneficial owner alias pihak besar yang mendapat keuntungan.

Tak hanya itu, Satgas telah melakukan terobosan dalam mengawal kejayaan laut RI dari serangan mafia. Satgas berhasil membongkar kasus perbudakan manusia dengan korban 1.020 orang di Benjina, Maluku.

Begitu pun memeriksa analisis dan evaluasi kepatuhan 1.132 kapal eks asing.

Baca juga: Satgas 115: Nasib Belum Jelas hingga Menteri KKP Ingin Dilanjutkan

Karena gemilang capaian tersebut, sebelumnya Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo sempat berujar Menteri KKP Edhy Prabowo ingin Satuan Tugas (Satgas) 115 kembali dilanjutkan.

"Mungkin kita bisa merujuk kembali di beberapa medsos yang disampaikan Pak Menteri dalam berbagai kesempatan. Pada intinya beliau tetap berkeinginan untuk bisa melanjutkan satgas 115," ucap Nilanto di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X