Imbas Virus Corona, Perekonomian China Bisa Rugi Rp 2.726 Triliun

Kompas.com - 25/02/2020, 18:02 WIB
Dokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China  EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT STRINGERDokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT

Sepanjang tahun 2020, asosiasi memperkirakan virus corona bakal menyebabkan penjualan mobil hanya mencapai 1 juta unit.

Adapun untuk perekonomian secara keseluurhan, kepala ekonom China Centre for International Economic Exchanges Chen Wenling mengatakan, meskipun jika produksi nasional telah kembali mencapai 80 persen pada akhir Februari 2020, pertumbuhan ekonomi China masih belum bisa mencapai di atas 4,5 persen.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Sri Mulyani: Ekonomi China Turun 1 Persen, RI Bisa Turun hingga 0,6 Persen

Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal IV 2019 mencapai 6,4 persen.

Sementara itu, para ekonom dari Natixis memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China mencapai 2,5 hingga 4 persen pada kuartal I 2020. Ini bergantung pada seberapa cepat situasi kembali stabil dan efektivitas kebijakan stimulus yang digelontorkan pemerintah China.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.