Berkaca dari Negara Lain, Menhub Berharap agar Ibu Kota Baru Bisa Berhasil

Kompas.com - 26/02/2020, 12:26 WIB
Sejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumaySejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur,

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, Ibu Kota Negara (IKN) baru dipersiapkan menjadi kota yang inovatif, smart, dan berkelanjutan. Hal ini membutuhkan banyak persiapan.

Menurut Menhub, ada beberapa negara yang mempunyai ide membangun IKN namun gagal dalam pelaksanaannya.

"Beberapa negara punya pengalaman membangun ibu kota baru, ada yang berhasil, ada yang tidak. Tentu kita ingin ibu kota ini berhasil," katanya di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Bappenas: Potensi Banjir di Ibu Kota Baru Ada, Tapi Beda Lokasi

Untuk menyukseskan pelaksanaan pembangunan infraatruktur IKN, lanjut Budi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang dari negara-negara luar, seperti Inggris dan Jepang yang akan berkunjung ke Indonesia pada 28 Februari 2020.

"Kita ingin menggali soal ibu kota negara kepada mereka, apa yang menjadi penting, khususnya ibu kota negara," ujarnya.

Budi menambahkan, IKN ini nantinya akan menerapkan kendaraan berbasis listrik dan autonom, terutama untuk transportasi publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menggunakan kendaraan listrik. Sebagai contoh kita akan menggunakan kereta dari Balikpapan ke ibu kota baru. Kita juga akan menginisiasi kereta listrik atau tram," katanya.

Pemerintah menjamin tenaga listrik di IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mampu menjadi sumber kendaraan otonom tersebut.

"Sumber listriknya di sana banyak sekali. Kaltim penghasil batu bara, banyak sungai-sungai di sana, kemungkinan dari sana listrik kita pakai," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.