Kemenhub: Mekanisme Diskon Tiket Pesawat 50 Persen Masih Dimatangkan

Kompas.com - 26/02/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi tiket pesawat THINKSTOCKIlustrasi tiket pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat hingga 50 persen ke 10 destinasi wisata pilihan.

Namun berdasarkan pantauan Kompas.com, tarif tiket pesawat ke 10 destinasi wisata pilihan masih belum berubah dari waktu sebelumnya.

Direktur Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan diskon tiket pesawat tersebut memang belum berlaku sampai saati ini.

Pasalnya, pihaknya masih melakukan pembahasan lebih detail mengenai aturan ini.

"Sedang dibahas mekanismenya. Selesai segera kita implementasikan," kata dia kepada Kompas.com, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Menhub: Diskon Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Hanya 3 Bulan

Mantan Direktur Utama Airnav Indonesia itu menjelaskan, nantinya setelah mulai diterapkan, diskon akan diberlakukan selama tiga bulan. "Selama low season," ujar Novie.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, pemerintah berencana memberikan diskon tiket pesawat hingga 50 persen sebagai insentif terhadap wabah virus corona.

Besaran diskon terbagi menjadi dua, yakni tiket medium pass sebesar 48 persen dan tiket full service sebesar 50 persen.

Diskon tersebut akan diterapkan untuk 10 destinasi pariwisata pilihan yaitu, Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang, dan Tanjung Pandan.

Insentif yang diberikan kepada para penumpang tersebut berasal dari 30 persen atau sebesar Rp 550 miliar Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020. Sisanya, patungan dari PT Pertamina (Persero), PT Angkasa Pura I dan II (Persero), serta Airnav.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X