3 Cara yang Bisa Dilakukan Para Introvert untuk Meningkatkan Personal Brand

Kompas.com - 27/02/2020, 06:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Layaknya orang pada umumnya, para introvert bisa memiliki personal branding. Namun banyak juga yang mengatakan para kaum introvert sulit untuk berkarir. Kalaupun bisa, karir yang mereka miliki biasa-biasa saja.

Padahal kenyataanya malah justru sebaliknya. Para kaum introvert memiliki potensi menjadi pemimpin, bahkan mereka memiliki personal brand yang lebih besar daripada orang-orang ekstrover sekalipun.

Mengutip dari Entrepreneur, Kamis (27/2/2020), ada 3 cara yang dapat dilakukan para introvert untuk membangun personal branding tanpa memberikan terlalu banyak ruang pribadi.

1. Berbicara di depan umum

Berbicara di depan umum adalah mimpi buruk para Introvert padahal ini hanyalah ketakutan yang menipu Anda yang dihasilkan dalam pikiran Anda.

Baca juga: Ingin Sukses Seperti Jack Ma dan Bill Gates? Tidur 8 Jam Sehari

Salah satu stigma terbesar dari para Introvert ketika berbicara di depan umum adalah mereka berpikir bahwa audiensi akan menilai mereka buruk selama mereka berpidato, tidak peduli seberapa baik mereka latihan.

Salah satu metode untuk meringankan beban ini adalah selalu yakin dan mengucapkan stament "penonton tidak akan menilai saya dengan buruk" secara terus menerus hingga kepercayaan bisa timbul.

2. Kehadiran digital

Internet memberikan manfaat berinteraksi dengan semua orang tanpa harus meninggalkan kamar. Melalui media sosial, Anda dapat berjejaring dengan orang-orang di seluruh dunia dan semua dari kenyamanan ruang pribadi Anda sendiri.

Anda juga dapat mempublikasikan konten berkualitas dan membaginya dengan para pengikut Anda. Atau dengan menulis ide dan pemikiran fantatis Anda untuk dibaca seluruh dunia dapat melakukan hal-hal luar biasa baik untuk personal brand Anda.

3. Jejaring Tradisional

Media sosial masih belum bisa menggantikan jejaring tradisional. Bertemu orang secara langsung adalah metode jaringan paling kuno dan cara ini berhasil.

Tapi Anda bisa melakukan metode ini tanpa menggunakan cara kuno. Anda bisa membuat list atau daftar siapa saja yang ingin Anda ajak bicara terlebih dahulu.

Begitu Anda sampai di tempat yang Anda tuju Anda tidak perlu lagi berpikir keras siapa yang ingin Anda ajak bicara karena Anda sudah memiliki list-nya.

Mungkin diperlukan beberapa kali untuk membiasakan diri dan mungkin tidak selalu berjalan sesuai rencana tetapi memiliki tujuan jangak pendek dapat membantu Anda melupakan kecemasan Anda sehingga Anda dapat memanfaatkan percakapan Anda sebaik mungkin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Whats New
Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Whats New
Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Earn Smart
Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Whats New
Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Whats New
Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Whats New
Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Whats New
3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir 'On-demand' Oper

3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir "On-demand" Oper

Whats New
Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Whats New
Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Whats New
Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Whats New
Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Whats New
Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Whats New
Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Whats New
10 Instansi dengan Tenaga Non-ASN Terbanyak per 5 Oktober 2022

10 Instansi dengan Tenaga Non-ASN Terbanyak per 5 Oktober 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.