Ini Wilayah yang Listriknya Masih Padam Akibat Banjir

Kompas.com - 27/02/2020, 16:14 WIB
Ilustrasi listrik PLN dok PLNIlustrasi listrik PLN
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) mengungkapkan, masih ada beberapa titik wilayah yang pasokan listriknya belum dipuluhkan akibat banjir.

Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, hingga Kamis (27/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, PLN masih memadamkan 25 gardu distribusi dan keseluruhannya berada di wilayah Jawa Barat.

"Jadi jika wilayah tertentu belum dipastikan aman dari genangan air, maka aliran listriknya masih PLN amankan," ujanya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Ekonom: Banjir Tak Hanya Ganggu Ekonomi Jakarta, tapi...

Adapun beberapa wilayah yang listriknya masih dipadamkan akibat banjir yakni di sebagian Cikarang, Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

Sementara untuk Jakarta dan Banten, PLN memastikan pasokan listrik di Jakarta dan Banten sudah kembali normal, pasca terjadinya banjir pada Selasa (25/2/2020).

Made mengatakan, pihaknya sudah menormalisasi 2.485 gardu listrik yang terdampak banjir di Jakarta dan Banten.

"Alhamdulillah listrik di Jakarta dan Banten sudah normal 100 persen, setelah kami pastikan seluruh wilayah aman dari banjir," kata dia.

Baca juga: Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Bagaimana Nasib Jemaah yang Sudah Setor Dana?

Made menjelaskan, selama proses penormalan listrik pasca banjir di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, pihaknya telah mengerahkan 2.383 personil untuk melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

PLN baru akan menyalakan aliran listrik jika gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan telah dipastikan aman, lalu dilakukan penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

Baca juga: Perlu 3 Juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru, Ini Fokus Sektornya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shopee Tutup Penjualan 13 Produk Crossborder Usai Ada Larangan dari Pemerintah

Shopee Tutup Penjualan 13 Produk Crossborder Usai Ada Larangan dari Pemerintah

Whats New
Dampingi Presiden Tinjau Vaksinasi Gotong Royong, Arsjad Rasjid: Kesehatan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Dampingi Presiden Tinjau Vaksinasi Gotong Royong, Arsjad Rasjid: Kesehatan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Whats New
Bitcoin hingga Dogecoin Kompak Menguat

Bitcoin hingga Dogecoin Kompak Menguat

Whats New
Pemerintah Larang 13 Produk Crossborder Masuk Indonesia

Pemerintah Larang 13 Produk Crossborder Masuk Indonesia

Whats New
Mengenal YFI, Aset Kripto yang Harganya Tembus Rp 1 Miliar

Mengenal YFI, Aset Kripto yang Harganya Tembus Rp 1 Miliar

Earn Smart
Pemerintah Punya Utang ke Bulog Rp 1,28 Triliun, Buwas Minta Bantuan DPR

Pemerintah Punya Utang ke Bulog Rp 1,28 Triliun, Buwas Minta Bantuan DPR

Whats New
Promo Tambah Daya Listrik Tersedia hingga Akhir Mei, Ini Biayanya

Promo Tambah Daya Listrik Tersedia hingga Akhir Mei, Ini Biayanya

Spend Smart
Vaksin Covid-19 Gotong Royong, Mendag: Perekonomian Bangsa Bisa Bergerak Kembali...

Vaksin Covid-19 Gotong Royong, Mendag: Perekonomian Bangsa Bisa Bergerak Kembali...

Whats New
Apresiasi Pelanggan Industri Kecil, PGN Gandeng Tokopedia Hadirkan Event 'Dapur GasKita'

Apresiasi Pelanggan Industri Kecil, PGN Gandeng Tokopedia Hadirkan Event "Dapur GasKita"

Rilis
Bulog Pastikan Tidak Akan Impor Beras hingga Akhir 2021

Bulog Pastikan Tidak Akan Impor Beras hingga Akhir 2021

Whats New
BI Diproyeksi Naikkan Suku Bunga 50 Bps hingga Akhir 2022

BI Diproyeksi Naikkan Suku Bunga 50 Bps hingga Akhir 2022

Whats New
Menakar Untung Rugi GoTo bagi Ekonomi Nasional

Menakar Untung Rugi GoTo bagi Ekonomi Nasional

Whats New
Kisah di Balik Sandal Jepit Swallow, Alas Kaki Populer Asli Indonesia

Kisah di Balik Sandal Jepit Swallow, Alas Kaki Populer Asli Indonesia

Smartpreneur
Ini Jumlah Peserta yang Terdaftar dalam Program Vaksinasi Gotong Royong

Ini Jumlah Peserta yang Terdaftar dalam Program Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Morgan Stanley Revisi Ekonomi Indonesia 2021 Jadi Hanya 4,5 Persen

Morgan Stanley Revisi Ekonomi Indonesia 2021 Jadi Hanya 4,5 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X