Ingin Mulai Bisnis Fashion Muslim, Perhatikan 3 Hal Ini Dulu

Kompas.com - 27/02/2020, 17:18 WIB
Koleksi milik Aji Suropati sebagai salah satu designer yang turut serta dalam Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). KOMPAS.com/Dian Reinis KumampungKoleksi milik Aji Suropati sebagai salah satu designer yang turut serta dalam Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Memulai bisnis tentu bukan perkara yang gampang, apalagi mengingat jumlah pemain atau pesaingnya juga kian semakin bertambah.

Begitupun dengan bisnis di industri fashion muslim. Selain semakin banyak perancang busana muslim dengan desain yang menarik, gerai busana muslim pun kini semakin berkembang.

Anda pun bisa mulai memulai bisnis fashion muslim, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Baca juga: KUR Juga Mengalir Bidang Fashion, Ini Jumlahnya

Vice President Brand Elzatta & Dauky Tika Latifani Mulya mengatakan apabila ingin berbisnis di bidang fashion muslim, ada setidaknya tiga hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, cari peluang apa yang dibutuhkan masyarakat. Dalam hal ini Tika mengatakan perlu untuk mengetahui peluang-peluang apa saja yang harus dilakukan untuk menembus pasar.

"Kalau misalnya banyak yang butuh satu produk, taruhlah produk A, kita bisa buat produk tersebut," ujarnya di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Kedua adalah mencari inovasi. Hampir sama dengan mencari peluang, inovasi bisa didapatkan dengan berbagai macam cara.

"Kalau di kita kan ada beberapa tim, ada bagian tugasnya marketing, ada bagian produksi dan banyak lagi. Nah kadang dalam satu tim itu kita bisa berperan menjadi karyawan dan bisa menjadi orang biasa dengan begitu kita bisa berbaur keluar dan melihat pasar sekarang kayak gimana keadaanya," jelasnya.

Baca juga: Kemenkop Dorong Indonesia Jadi Pusat Fashion Muslim Dunia

Vice President Brand Elzatta & Dauky Tika Latifani saat diwawancari media di Jakarta, Kamis (27/2/2020).KOMPAS.com/ELSA CATRIANA Vice President Brand Elzatta & Dauky Tika Latifani saat diwawancari media di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Menurut Tika, inovasi menjadi penting karena memiliki efek langsung ke masyarakat. Ketika masyarakat mulai bosan kita harus bisa membuat sesuatu yang baru dan baru lagi.

Ketiga, jangan takut untuk memulai. Sebab, menurut Tika, apabila ingin memiliki bisnis jangan hanya sebatas keinginan, namun tidak memiliki tindakan.

Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk segera membangun bisnis yang sesuai dengan diinginkan.

" Perlu diingat juga dalam bisnis itu tidak selalu berjalan bagus kadang meningkst dan kadang menurun oleh sebab itu kita perlu inovasi dan mengetahui kebutuhan pasar agar bisnis kita tetap terus berkembang," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X