Yenny Wahid: Tak Ada Lagi Karyawan Garuda Dapat Perlakuan Spesial...

Kompas.com - 27/02/2020, 20:31 WIB
Yenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariYenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Independen Garuda Indonesia Yenny Wahid menegaskan, ke depannya tak ada lagi perlakuan spesial kepada karyawan yang mempunyai kedekatan dengan petinggi-petinggi di maskapai plat merah itu.

“Ke depan aturan perusahaan benar-benar diikuti, enggak ada lagi keluhan-keluhan bahwa ada (karyawan dapat) special threatment karena ada kedekatan-kedekatan pribadi,” ujar Yenny di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid itu memastikan ke depannya penempatan seseorang di posisi tertentu sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Bukan berdasarkan kedekatan pribadi.

Baca juga: Yenny Wahid Minta Direksi Garuda Tak Gali Lubang Tutup Lubang, Kenapa?

“Ke depan perlu membangun sistem yang lebih transparan, harus kami dorong agar diadopsi direksi lebih baik lagi,” kata Yenny.

Yenny menambahkan, itu merupakan komitmen dari para jajaran komisaris Garuda Indonesia. Nantinya, jajaran direksi didorong untuk ikut menjalankan komitmen tersebut.

“Semua berdasarkan data yang jelas, bahwa orang naik pangkat karena memang dia punya kompetensi yang sudah dicapai. Itu komitmen yang terus kita dorong agar diadopsi oleh direksi dalam melakukan tata kelola perusahaan ke depannya,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Garuda Indonesia Siap Jemput Jemaah Umrah yang Masih di Arab Saudi

Sebelumnya, Yenny Wahid meminta jajaran direksi maskapai itu tak mencari utang baru untuk menutupui utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu meminta agar jajaran direksi maskapai plat merah itu lebih kreatif dalam mencari pendanaan.

Yenny mencontohkan, upaya yang bisa dilakukan direksi, yakni restrukturisasi utang. Tak hanya itu, jajaran komisaris juga mendorong direksi agar meningkatkan pendapatan tambahan di luar pendapatan utama.

Dengan adanya pendapatan baru diharapkan bisa menyehatkan keuangan Garuda Indonesia, yang pada akhirnya bisa membayar utang.

Baca juga: Mulai Besok, Penerbangan ke Arab Saudi Dihentikan Sementara



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Rp 8.000, Simak Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 8.000, Simak Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Wilayah Konsesi Timah Dijarah Penambang Liar, Negara Dirugikan

Wilayah Konsesi Timah Dijarah Penambang Liar, Negara Dirugikan

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Sempat Kelabui Petugas, KKP Tangkap Lagi 1 Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia

Sempat Kelabui Petugas, KKP Tangkap Lagi 1 Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia

Whats New
BPPT Luncurkan Alat Pendeteksi Tsunami InaTews Buoy di Perairan Gunung Anak Krakatau

BPPT Luncurkan Alat Pendeteksi Tsunami InaTews Buoy di Perairan Gunung Anak Krakatau

Rilis
Semester I 2021, OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 1,5 Triliun

Semester I 2021, OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 1,5 Triliun

Whats New
Sesuai Passion, Begini Cara Daina Koh Chandra Menjaga Semangat Bekerja

Sesuai Passion, Begini Cara Daina Koh Chandra Menjaga Semangat Bekerja

Work Smart
Konsumsi Merangkak Naik, Ekonomi AS Tumbuh 6,5 Persen di Kuartal II

Konsumsi Merangkak Naik, Ekonomi AS Tumbuh 6,5 Persen di Kuartal II

Whats New
Aturan Sudah Rampung, Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta Segera Cair

Aturan Sudah Rampung, Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta Segera Cair

Whats New
Kemenaker: 10 Juta Pekerjaan Baru yang Belum Pernah Ada Akan Muncul pada 2030

Kemenaker: 10 Juta Pekerjaan Baru yang Belum Pernah Ada Akan Muncul pada 2030

Whats New
PT Honda Prospect Motor Buka Lowongan untuk Lulusan SMA Sederajat, Tertarik?

PT Honda Prospect Motor Buka Lowongan untuk Lulusan SMA Sederajat, Tertarik?

Whats New
Seluruh Kantor Cabang Bank Mandiri di Aceh Berhenti Beroperasi Mulai Hari ini

Seluruh Kantor Cabang Bank Mandiri di Aceh Berhenti Beroperasi Mulai Hari ini

Whats New
Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Izinnya Jika Debt Collector Tak Kantongi Sertifikat Profesi

Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Izinnya Jika Debt Collector Tak Kantongi Sertifikat Profesi

Whats New
Subsidi Listrik Pelanggan 450-900 VA Diperpanjang Sampai Desember

Subsidi Listrik Pelanggan 450-900 VA Diperpanjang Sampai Desember

Whats New
Banyak Perusahaan Asuransi Ajukan Izin Produk untuk Cover Covid-19

Banyak Perusahaan Asuransi Ajukan Izin Produk untuk Cover Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X