Kompas.com - 27/02/2020, 21:31 WIB
Menteri koperasi dan UKM Teten Masduki bersama dengan Raffi Ahmad di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Humas Kemenkop UKM Menteri koperasi dan UKM Teten Masduki bersama dengan Raffi Ahmad di Jakarta, Selasa (25/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Papua akan masuk dalam skema investasi hijau atau Green Investment.

Investasi ini merupakan konsep investasi ramah lingkungan yang sedang dioptimalkan oleh pemerintah. 

"Kami ingin partner untuk menggarap kekayaan alam Papua sehingga sehingga menjadi komoditi ekspor yang sangat berharga," kata Teten dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (26/2/2020).

Baca juga: Jemaah Umrah Menumpuk di Bandara, Ini Kata Menhub

Hari ini juga, digelar acara Forum High Level Meeting on Green Investment for Papua and West Papua di Sorong.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membuka acara tersebut.

Teten yang hadir dalam acara itu mengatakan, bahwa produk UMKM berbasis kekayaan alam merupakan komoditas yang harus memiliki nilai tambah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Produk yang ia maksud mulai dari produk perikanan, tuna, kerapu, produk pertanian mulai dari kopi, kakao, vanilla, pala dan buah-buahan. 

Baca juga: Omnibus Law Mudahkan Investasi, Kenapa Buruh yang Ditekan?

Teten menyebut kekayaan alam jika mendapat nilai tambah akan menjadi produk bernilai tinggi.

Ia mencontohkan garam pohon dari Papua setelah mendapat inovasi dijual dengan harga Rp500 ribu per kilogram. 

"Jadi saya kira tinggal pemerintah daerahnya segera mendampingi para pelaku usaha ini untuk bisa mengajukan pembiayaan mulai dari KUR, ada BLU LPDB dan skim pembiayaan lainnya," kata dia.

Pemerintah menilai, produk unggulan berbasis kekataan alam perlu dikelola dalam wadah koperasi. Melalui koperasi akan lebih mudah mengembangkan usahanya.

Rencananya, Kemenkop UKM akan membuat model bisnis terkait pengembangan usaha tersebut.

Baca juga: Indonesia Belum Cocok Jadi Negara Maju, Ini Alasannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.