Ini 3 Konsultan Asing Pembangunan Ibu Kota Baru

Kompas.com - 28/02/2020, 20:32 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Jokowi mengaku puas setelah meninjau lokasi tersebut yang nantinya akan dibangun kluster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPresiden Joko Widodo meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Jokowi mengaku puas setelah meninjau lokasi tersebut yang nantinya akan dibangun kluster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengatakan terdapat tiga perusahaan asing yang menjadi konsultan dalam pembangunan ibu kota baru. Tiga perusahaan tersebut antara lain Mckinsey Indonesia, Nikken Sekkei, dan Aecom.

"Pertama kan Mckinsey sudah di-hire bappenas, sekarang ada Nikken Sekkei dari Jepang, sudah dipakai oleh Masasyoshi. Ketiga kita pakai dari AS, Aecom," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di kompleks istana kepresidenan, Jumat (28/2/2020).

Sebelumnya, Pemerintah sudah memilih McKinsey Indonesia sebagai konsultan untuk mempersiapkan masterplan pemindahan ibu kota baru.

Baca juga: Perlu 3 Juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru, Ini Fokus Sektornya

Luhut menambahkan, nantinya Aecom dan Nikken Sekkei akan menjadi konsultan untuk membuat desain ibu kota baru. Menurut dia, Nikken Sekkei sudah berpengalaman membuat design kota besar.

"Nanti kota ini betul-betul desainnya itu dilakukan oleh konsultan internasional," tambah Luhut.

Meski terdapat perusahaan asing yang turut mendesain ibu kota baru, tetapi Luhut juga memastikan pemenang sayembara desain ibu kota baru tetap diikutsertakan dalam mendesain ibu kota baru ini.

Menurutnya, dengan keikutsertaan pemenang sayembara, maka warna Indonesia tidak akan hilang.

Baca juga: Saat Sri Mulyani Gelisah Pikirkan Rencana Pindah Ibu Kota

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X