Sepak Terjang Erick Thohir Sebelum Dipanggil Jokowi Urusi BUMN

Kompas.com - 29/02/2020, 08:29 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir terbilang jadi anggota kabinet yang paling sering jadi sorotan publik. Pemilik Mahaka Media ini sudah beberapa kali merombak posisi petinggi, baik direksi maupun komisaris, di sejumlah BUMN.

Dilantik sejak 23 Oktober 2019 silam, sudah banyak gebrakan yang diambilnya, meski beberapa di antaranya menuai kontroversi, seperti pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina hingga masuknya kader partai di tubuh komisaris perusahaan negara.

Rekam jejak Erick di birokrasi pemerintahan sebagai Menteri BUMN memang baru dimulai. Sebelum bergabung sebagai pembantu Jokowi, sepak terjangnya juga beberapa kali jadi sorotan.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Gemar beli klub olahraga

Mengakuisisi kepemilikan saham Inter Milan bisa jadi hal yang membuat namanya langsug dikenal publik mengingat banyak penggila kompetisi Liga Seri A di Indonesia. Erick sebelumnya memang bukan pengusaha yang banyak dikenal.

Dia tercatat membeli klub sepak bola Italia itu dari Massimo Morrati dan menempatkannya sebagai presiden klub. Dia juga jadi pemilik saham di klub sepak bola Amerika Serikat DC United.

Di AS, Erick juga membeli klub basket profesional Philadelphia 76ers yang berbasis di Philadelpia. Di dalam negeri, kepemilikannya pada klub basket nasional diwakili oleh Satria Muda.

Baca juga: Erick Thohir: Kasus Jiwasraya adalah Kebobrokan yang Harus Kita Stop

2. Ketua INASGOC Asian Games 2018

Di panitia gelaran Asian Games, Erick Thohir adalah orang yang berada di pucuk pimpinannya. Dia menjadi Ketua dari Indonesia Asian games Organizing Committee (INASGOC).

Gelaran yang terbilang sukses itu juga berkontri besar mencuatkan namanya saat itu. Untuk menyukseskan event besar itu, Erick menggandeng Wisnutama yang saat ini menjadi Menteri Pariwisata.

Pelaksanaan kompetisi yang tertata, akomodasi para delegasi negara peserta yang terkoordinasi dengan baik, hingga gelaran upacara pembukaan dan penutup yang menyuguhkan penampilan memukau.

Baca juga: Erick Thohir: Banyak Pihak Swasta yang “Mengakali” BUMN

3. Ketua TKN Jokowi

Erick Thohir berperan besar dalam pemenangan pasangan Jokowi - Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Posisi terakhir ini bisa jadi yang membuat namanya masuk sebagai Menteri BUMN.

Ia mengaku sudah mendapatkan tawaran sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) sejak masih bertugas di INASGOC. Penunjukan Ercik sebagai Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf merupakan pilihan Jokowi secara pribadi.

Keputusannya bergabung sebagai Ketua TKN membuatnya bersebrangan dengan kawan dekat yang juga kandidat wapres Sandiaga Uno. Kampanye yang dilakukan TKN di bawah komandonya terbilang sukses.

Dengan kerja keras TKN, pasangan Jokowi - Ma'ruf bahkan bisa menang Pilpres 2019 dengan keunggulan 11 persen dari rival mereka Prabowo - Sandiaga.

Baca juga: Ahok Diminta Dicopot dari Komisaris Pertamina, Ini Kata Erick Thohir

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X