Biar Untung, Ikuti Strategi Investasi ini Buat yang Baru Menikah

Kompas.com - 01/03/2020, 08:30 WIB
Ilustrasi pasangan ShutterstockIlustrasi pasangan

KOMPAS.com - Merencanakan investasi keuangan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan terutama bagi pasangan muda yang baru menikah. Pesta atau resepsi pernikahan yang menghabiskan banyak uang seringkali membuat pasangan muda ini kebingungan untuk menentukan rencana terbaik dalam berinvestasi.

Padahal investasi merupakan salah satu hal penting yang harus dipersiapkan dengan matang. Investasi merupakan hal yang baik untuk dilakukan di awal pernikahan.

Jadi Anda tidak boleh menundanya meskipun kebingungan dalam merencanakan investasi. Sebenarnya ada strategi memulai investasi yang bisa diikuti oleh pasangan muda yang baru menikah.

Apa saja strategi berinvestasi bagi pasangan yang baru saja menikah dan bagaimana menjalankannya? Simak ulasan berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Bayar Utang Hingga Lunas

Strategi memulai investasi pertama yang bisa Anda jalankan sebagai pasangan muda adalah membayar semua utang hingga lunas. Jika memiliki utang, Anda harus segera membayarnya.

Prioritaskan utang di atas apapun agar Anda tidak memiliki tanggungan yang memberatkan keuangan di masa datang. Jika Anda masih memiliki utang, segala macam investasi yang akan dijalankan bisa terhambat.

Utang juga bisa membuat keuangan keluarga baru Anda menjadi tidak stabil. Untuk mengatasi hal tersebut, sebelum memulai investasi Anda harus menghapus semua utang yang dimiliki.

Namun jika Anda tidak memiliki utang sama sekali, hal tersebut malah lebih baik. Anda tidak perlu memikirkan masalah melunasi utang sehingga bisa langsung melanjutkan ke strategi kedua dan seterusnya.

2. Buatlah Tujuan Investasi

Jika Anda tidak punya utang atau sudah melunasi semua utang, lanjutkan ke strategi kedua yaitu membuat tujuan investasi. Ada cukup banyak jenis investasi yang bisa dilakukan, bahkan ada juga investasi fiktif atau investasi bodong.

Dari sini Anda harus mulai menentukan arah dan tujuan dari investasi yang akan dilakukan. Sebaiknya Anda mendiskusikan tujuan investasi ini dengan pasangan agar tidak ada kesalahpahaman di masa depan.

Dalam memilih investasi, pastikan pandangan dan tujuannya jelas. Misalnya Anda ingin berinvestasi untuk pendidikan anak kelak, membeli rumah, membeli mobil, dan lain sebagainya.

Dari tujuan tersebut, nantinya Anda dan pasangan dapat menentukan jenis investasi yang paling tepat untuk dijalankan. Jika sudah siap, jangan pernah menundanya.

Baca Juga: Biar Cuan di Tahun Tikus, Cari Tahu Investasi Menguntungkan 2020

3. Manfaatkan Hadiah Pernikahan

Meskipun pernikahan menghabiskan banyak biaya untuk resepsi dan pesta, namun biasanya pengantin akan mendapatkan hadiah dari undangan. Hadiah pernikahan tersebut bermacam-macam, bisa berupa uang atau pun berupa barang.

Anda harus bisa memanfaatkan hadiah yang diberikan saat pernikahan tersebut sebaik mungkin demi membantu keuangan selanjutnya. Salah satunya, Anda bisa memanfaatkan hadiah pernikahan untuk melakukan investasi demi masa depan.

Namun sebelum memanfaatkannya, sebaiknya Anda memastikan bahwa hadiah tersebut telah menjadi milih Anda dan pasangan sepenuhnya. Pastikan juga bahwa Anda bebas melakukan apapun pada hadiah yang telah diterima.

Sebab, jika pernikahan yang dilakukan menggunakan uang orangtua maka Anda tidak bisa menggunakannya begitu saja tanpa pemberitahuan. Ada baiknya berdiskusi terlebih dahulu dengan orangtua jika benar mereka terlibat dalam pesta pernikahan yang telah dilakukan.

4. Lakukan Investasi Rumah dengan KPR

Kebanyakan pasangan mudah belum memiliki rumah sendiri sehingga investasi rumah dengan mengambil KPR merupakan investasi yang baik untuk dilakukan. KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah biasanya dilakukan oleh bank-bank di Indonesia.

Dengan investasi ini, masa depan Anda dan pasangan akan lebih baik karena setidaknya sudah memiliki rumah sendiri. Dibandingkan menyewa atau mengontrak rumah, investasi rumah dengan KPR lebih baik untuk dilakukan.

Sebab membayar uang sewa setiap bulan juga menjadi tanggungan seperti membayar cicilan rumah. Jadi lebih baik uang untuk menyewa digunakan untuk cicilan KPR yang rumahnya menjadi hak milik Anda sendiri.

Anda bisa menggunakan hadiah pernikahan sebagai DP atau uang muka ketika mulai berinvestasi dengan KPR. Baru kemudian cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulan diambil dari gaji bulanan. Dengan memiliki rumah sendiri, keluarga kecil Anda akan jauh lebih tenang dan bahagia.

5. Lakukan Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Tidak hanya investasi berbentuk barang seperti rumah atau investasi dengan keuntungan uang saja yang penting untuk dilakukan. Investasi kesehatan dan investasi pendidikan juga penting untuk Anda pikirkan.

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena tanpa kesehatan Anda tidak bisa melakukan apa-apa. Sama halnya dengan kesehatan, pendidikan juga sangat penting.

Apalagi pendidikan anak di masa depan merupakan hal yang harus Anda perhatikan sejak dini. Kini sudah ada banyak jenis investasi pendidikan dan kesehatan yang bisa Anda pilih. Sesuaikan saja pilihan investasi dengan kebutuhan dan budget membayar premi setiap bulan.

Baru Menikah Bukan Alasan Menunda Berinvestasi, Apa pun Instrumennya

Itulah beberapa strategi memulai investasi bagi pasangan muda yang baru saja melangsungkan pernikahannya. Meskipun baru menikah namun Anda tidak boleh takut memulai investasi.

Strategi tersebut sedikit banyak dapat membantu Anda menentukan pilihan investasi dengan lebih tepat. Segeralah mulai berinvestasi karena semakin cepat Anda memulai maka akan semakin baik untuk masa depan.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X