Lebih Baik CV Bahasa Inggris atau Indonesia? Ini Kata Pakar HRD

Kompas.com - 02/03/2020, 07:38 WIB
Sejumlah calon pelamar kerja mengunjungi stand perusahaan saat acara Job Fair di Metropolis Town Square, Tangerang, Banten, Kamis (26/7/2018). Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang mencatat sebanyak 74.981 jiwa berusia produktif saat ini berstatus penggangguran. ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah calon pelamar kerja mengunjungi stand perusahaan saat acara Job Fair di Metropolis Town Square, Tangerang, Banten, Kamis (26/7/2018). Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang mencatat sebanyak 74.981 jiwa berusia produktif saat ini berstatus penggangguran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seolah sudah jadi pakem, curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup menjadi syarat utama bagi seseorang yang ingin melamar pekerjaan. Bahkan, beberapa perusahaan saat ini, hanya membutuhkan CV dan mengesampingkan dokumen lain ketika membuka lowongan kerja.

CV merupakan ringkasan gambaran diri yang dimiliki pelamar kerja. Dari CV pula, perusahaan bisa melihat kompetensi dan pencapaian yang dimiliki serta bisa mendapatkan kesan pertama dari calon karyawannya.

Secara umum, ada dua jenis CV yang sering digunakan pelamar kerja, yaitu CV dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Banyak pula pelamar yang biasanya menyiapkan CV dalam dua versi bahasa tersebut.

Meski tak serupa dalam bahasa, sebenarnya tidak ada perbedaan terlalu besar pada cara dan informasi yang diberikan di CV yang menarik, baik dalam Bahasa Indonesia maupun versi Inggris.

Baca juga: Buang 10 Hal Ini dari CV demi Raih Pekerjaan Impian

Banyak anggapan, kalau CV berbahasa Inggris memiliki poin plus dan lebih dipertimbangkan perusahaan. Benarkah demikian?

Pakar Career Development, Audi Lumbantoruan, mengakui memang banyak perusahaan yang melihat nilai lebih pada CV yang disajikan dalam Bahasa Inggris.

"Kalau melihat dari semangatnya, menjual diri, membuat CV untuk menjual kemampuan, banyak perusahaan lebih menyukai CV Bahasa Inggris. Ini jadi seperti representatif bagi pelamar kerja," jelas Audi kepada Kompas.com, Senin (2/3/2020).

Kendati demikian, bukan berarti CV yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak lebih menjual ketimbang versi Bahasa Inggris. Hal itu tak lepas dari bagaimana pelamar kerja menyajikan CV yang dibuatnya.

Baca juga: Membuat CV, Perlukan Mencantumkan Hobi dan Minat?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X