Kompas.com - 02/03/2020, 15:47 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan intervensi berupa pelarangan transaksi short selling. Hal ini meyusul terus turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Short selling merupakan suatu cara yang digunakan dalam melalukan penjualan saham dengan cara meminjam dana untuk menjual saham dengan harga tinggi, dan mengembalikan pijaman saham ke pialangnya pada saat saham turun.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi mengatakan, sejak awal tahun, IHSG turun hingga 13,44 persen atau terakhir pada level 5.452.

Baca juga: Dua WNI Positif Corona, IHSG Langsung Anjlok

Penurunan ini juga dialami oleh seluruh bursa utama dunia (memiliki kapitalisasi pasar lebih dari atau sama dengan 100 miliar USD), termasuk bursa-bursa di ASEAN.

"Kami lihat penurunan kita ini tidak sendiri. Indonesia ada koreksi -7,3 persen. Negara Thailand itu -10,34 persen, Turki -9,27 persen dan Korea Selatan -8,13 persen," kata Inarno di BEI, Senin (2/3/2020).

Penurunan pada minggu terakhir bulan Februari 2020 merupakan penyumbang terbesar penurunan indeks pada bursa utama dunia maupun bursa-bursa di ASEAN.

Hal ini menyusul antisipasi investor terhadap dampak virus Corona yang diperkirakan semakin meluas mengingat semakin banyaknya jumlah negara yang terdampak serta dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan perdagangan global.

Baca juga: WNI Positif Corona, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.