Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Ini, IHSG Ditutup di Zona Merah

Kompas.com - 02/03/2020, 17:16 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/3/2020) terjebak di zona merah.

IHSG ditutup pada level 5.405 dengan posisi terendah pada hari ini pada level 5.354 dengan volume (share) 5,9 juta saham dengan turnover Rp 5,9 triliun. Terdapat 158 saham yang naik, 236 saham yang turun dan 138 saham yang stagnan.

Inarno Djajadi selaku Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia mengatakan saat ini bukan hanya Indonesia saja yang mengalami kondisi pasar modal yang turun.

Baca juga: IHSG Terus Turun, BEI Buat Larangan Ini

"Ini kan bukan hanya dari kita, semua (negara) kayak begini. Oleh karena itu, kita larang dulu short sell. Kita berbagai tools ya untuk kita terapkan. Cuman kita sangat hati-hati gitu aja," kata Inarno di BEI, Senin (2/3/2020).

Sebelumnya Presiden Jokowi mengumumkan, di Indonesia teridentifikasi dua orang yang positif terjangkit virus corona. Kedua orang tersebut tinggal di Depok Jawa Barat dan kini sedang menjalai perawatan.

Sebelumnya, IHSG kembali anjlok usai Presiden Jokowi mengumumkan ada dua orang warga yang tinggal di Depok, Jawa Barat positif mengidap virus corona.

Baca juga: YLKI: Produsen Masker Jangan Manfaatkan Virus Corona untuk Naikkan Harga

 

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, setelah pemerintah mengungkapkan hal ini, sektor keuangan akan kembali terdampak. Bahkan akan lebih parah dari sebelumnya.

"Ini menyebabkan IHSG dan rupiah kembali anjlok lebih parah lagi dari hari Jumat (pekan lalu)," kata Ibrahim kepada Kompas.com.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra juga membenarkan penurunan tajam IHSG pada akhir sesi pertama adalah akibat kemunculan dua orang yang positif corona.

Baca juga: Jangan Panik, Stok Kebutuhan Pokok di Ritel Masih Aman

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Whats New
Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Whats New
Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Whats New
Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Whats New
Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Whats New
Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

Whats New
Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Whats New
3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

Spend Smart
Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Whats New
Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Work Smart
Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Whats New
Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Whats New
Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com