BI Yakin Inflasi Tetap Stabil Sepanjang 2020, Ini 4 Alasannya

Kompas.com - 02/03/2020, 20:20 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia ( BI) Perry Warjiyo meyakini, angka inflasi hingga akhir tahun 2020 tetap terjaga dan rendah sesuai sasaran 3 persen plus minus 1 persen.

Ada 4 alasan yang memastikan inflasi tetap terjaga stabil serta rendah dari sasaran tersebut.

"Kami yakin inflasi bahwa tahun ini, inflasi akan tetap rendah dan terkendali di dalam sasaran 3 persen plus minus 1 persen. Alasannya ada 4. Satu, permintaan di dalam ekonomi kita masih lebih rendah dari kapasitas produksi," katanya di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Baca juga: Bawang Putih hingga Emas Melonjak, Inflasi Februari 0,28 Persen

"Kalau istilah teknisnya, kesenjangan output itu masih negatif sehingga kenaikan permintaan dan dampaknya terhadap inflasi itu sangat kecil," lanjut Perry.

Alasan kedua, lanjut dia, karena harga impor yang turun atau rendah sehingga dampaknya terhadap inflasi juga rendah. Ketiga, dampak dari pergerakan kurs rupiah terhadap inflasi juga rendah.

Lantaran, pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot sempat melemah selama sepekan hingga menyentuh Rp 14.000, namun menurut dia itu hanya bersifat sementara.

"Kami yakin bahwa pelemahan rupiah ini temporary atau shortly. Karena memang kenaikan premier risiko di global. Bukan karena fundamental," ujarnya

Baca juga: BI Prediksi Inflasi Februari Lebih Rendah dari Januari

Kondisi saat ini dengan adanya virus corona yang mewabah ke sejumlah negara termasuk Indonesia, membuat investor global seluruh dunia mengalami risk off.

"Jadi, mereka lepas dulu, kemudian nanti beli lagi sehingga secara keseluruhan kita meyakini rupiah bergerak stabil," katanya.

Alasan terakhir tetap terjaganya inflasi yakni, koordinasi Bank Indonesia dengan pemerintah dalam menangani pengendalian harga bahan pangan di pasaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X