Cegah Virus Corona, Menhub: Pengawasan di Bandara dan Pelabuhan Sesuai Prosedur

Kompas.com - 03/03/2020, 05:07 WIB
Pengawasan terhada warga Negara Asing (WNA) baik dari Singapura maupun Malaysia yang masuk ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terua dilakukan pemantauan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam disetiap pintu pelabuhan ferry Internasional. Bahkan saat ini KKP menerapkan Health Alert Card untuk setiap WNA yang masuk ke Batam, Rabu (19/2/2020).. KOMPAS.COM/HADI MAULANAPengawasan terhada warga Negara Asing (WNA) baik dari Singapura maupun Malaysia yang masuk ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terua dilakukan pemantauan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam disetiap pintu pelabuhan ferry Internasional. Bahkan saat ini KKP menerapkan Health Alert Card untuk setiap WNA yang masuk ke Batam, Rabu (19/2/2020)..

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pengawasan yang dilakukan di Bandara maupun Pelabuhan Internasional untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia telah dilakukan secara optimal.

Pengawasan tersebut sebut dia, sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP) yang ada di bandara maupun pelabuhan.

Hal itu disampaikan Menhub menanggapi adanya dugaan kurangnya pengawasan terhadap penumpang dari Luar Negeri melalui Bandara dan Pelabuhan Internasional di Indonesia.

“Bahkan sebelum WHO menetapkan status darurat Global Wabah Virus ini, Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan KKP dan seluruh stakeholder terkait baik di Bandara maupun pelabuhan untuk memperketat pengawasan masuknya penumpang internasional,” ucap Menhub dikutip dalam siaran persnya, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Dampak Corona, Erick Thohir Minta Bulog Cek Ketersediaan Stok Pangan

Di Bandara misalnya lanjut dia, Kemenhub telah membentuk Komite FAL (Fasilitasi) Nasional yang diketuai para Kepala Kantor Otoritas Bandara, khusunya bandara internasional, guna meningkatkan koordinasi stakeholder penerbangan.

Hal itu untuk memastikan seluruh stakeholder penerbangan telah menjalankan pengawasan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Kemenkes melalui KKP di Bandara.

Menurut Budi, berdasarkan koordinasi dengan KKP Kemenkes di Bandara, beberapa prosedur yang harus dijalani oleh stakeholder penerbangan.

Adapun prosedur tersebut antara lain:

1. Membantu menyediakan media sosialisasi kepada masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi udara, terkait dengan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran virus corona di bandar udara.

Baca juga: Ada Kasus Corona, Pengusaha Ritel Minta Masyarakat Tak Panik Belanja

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X